Badai Irma Picu Banjir, Akses Komunikasi di Karibia Putus

Badai Irma Picu Banjir, Akses Komunikasi di Karibia Putus

Hantaman Badai Irma di Kepulauan Karibis menimbulkan banjir, akses komunikasi terputus. (foto - @la1ere)

Paris - Menteri Luar Negeri (Menlu) Perancis Annick Girardir menyampaikan, hantaman Badai Irma di Kepulauan Karibia telah menyebabkan kerusakan hebat. Badai Irma yang masuk kategori 5 itu telah membuat sebagian besar bangunan rusak dan memicu banjir.

Badai Irma juga dilaporkan menyebabkan sarana komunikasi antara Perancis dan Pulau Saint Barthelemy serta Saint Martin di Karibia terputus. Seperti diketahui kedua pulau itu berada di bawah kewenangan Perancis. Berdasarkan laporan Badan Pengamatan cuaca Perancis, Badai Irma yang menerjang pulau-pulau di Karibia pertamakali menerjang Pulau Barbuda di sebelah tenggara.

"Beberapa pulau pun menderita kerusakan parah. Badai juga telah menyebabkan banjir besar di wilayah daratan rendah, dan wilayah yang dekat dengan garis pantai," demikian keterangan yang disampaikan secara resmi Badan Pengamatan Cuaca Perancis.

Seperti dilansir Strait Times, Kamis (7/9/2017) kecepatan angin Badai Irma tercatat mencapai 244 kilometer (km) per jam. Namun, sayangnya alat pengukur angin saat ini dilaporkan telah rusak akibat badai. Sementara Menteri Dalam Negeri Perancis, Gerard Collomb menyatakan bangunan resmi milik pemerintah di Saint Martin, yang merupakan bangunan paling kokoh telah hancur.

"Kami diberitahu jika 4 bangunan pemerintah yang dibangun dengan fondasi kuat telah hancur. Dengan demikian, kemungkinan bangunan lainnya juga mengalami hal yang sama," sebut Collomb. Diketahui, Badai Irma terus bergerak ke wilayah daratan Amerika Serikat (AS).

Menanggapi ancaman itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan keadaan darurat untuk wilayah Florida, Puerto Riko dan Kepulauan Virgin. Bersamaan dengan meningkatnya status itu, Gedung Putih mendeklarasikan Federal Emergency Management Agency (FEMA), untuk segera melakukan koordinasi menghadapi bencana itu.

FEMA diminta untuk melakukan upaya guna menanggulangi bencana di tiga wilayah tersebut. Badai Irma diperkirakan akan menghantam AS pada akhir pekan ini, yakni pada Jumat 8 September waktu setempat atau Sabtu 9 September mendatang. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,