Pembunuhan Pegawai BNN Polisi Amankan 3 Butir Proyektil

Pembunuhan Pegawai BNN Polisi Amankan 3 Butir Proyektil

Kepolisian Resor Bogor mengamankan barang bukti tiga butir peluru dari pelaku pembunuhan pegawai BNN berinisial AM. (foto - ant)

Bogor - Barang bukti tiga proyektil dari pelaku pembunuhan pegawai BNN berinisial AM (39), diamankan Kepolisian Resor Bogor. Peluru tersebut didapat polisi dari petugas Bandara Halim Perdanakusuma, ketika pelaku hendak melarikan diri ke Batam.

"Tiga peluru itu didapat petugas Bandara Halim Perdanakusuma saat korban melewati pemeriksaan sinar x-ray, yang disimpan di tas," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro Kurniawan kepada wartawan di Mapolres Bogor, Rabu (6/9/2017).

Pelaku lalu diamankan petugas bandara untuk dimintai keterangan. Kepada petugas bandara, pelaku sempat mengaku, tiga butir peluru yang dibawa itu milik kakaknya yang merupakan seorang anggota. "Saat diperiksa petugas pelaku disuruh memanggil kakaknya ke dalam ruangan, tapi pelaku tidak kembali. Pelaku kemudian masuk lagi menunggu pergantian shift agar tidak diketahui petugas yang telah memeriksanya," katanya.

Setelah berhasil lolos, pelaku pun berhasil terbang ke Batam Kepulauan Riau, dengan menggunakan salah satu maskapai penerbangan. Setibanya di Batam, pelaku kemudian dijemput oleh seseorang dan bersembunyi di salah satu rumah kerabatnya.

Sejauh ini, polisi belum dapat memastikan apakah peluru yang diamankan dari pelaku, sama dengan peluru yang bersarang di tubuh korban. Polisi juga masih terus mencari senjata api yang digunakan pelaku, untuk menghabisi nyawa istrinya tersebut.

"Nanti pelurunya akan kita uji di laboratoriom untuk memastikan jenis peluru apa dan dari mana. Kita masih fokus mencari senjata api yang digunakan pelaku, karena takut digunakan kembali oleh orang yang tidak bertanggung jawab," tegas Bimantoro.

Seperti diketahui, AM (39) suami sekaligus pelaku pembunuhan pegawai BNN Bogor Indria Kameswari (38) diamankan polisi di rumah kerabatnya di daerah Batam Kepulauan Riau, Minggu 3 September 2017.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena masalah rumah tangga. Polisi pun masih kesulitan untuk mencari senjata api yang digunakan pelaku untuk membunuh koban, karena keterangannya selalu berubah-ubah. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,