Kebakaran Pabrik Tekstil CV Sandangsari Telan Korban Jiwa

Kebakaran Pabrik Tekstil CV Sandangsari Telan Korban Jiwa

Kebakaran gudang pabrik tekstil CV Sandang Sari di Jalan AH Nasution Sukaasih Mandalajati Kota Bandung, Senin 11 September 2017 dinihari. (foto - @yeri_febriyana)

Bandung - Gudang pabrik tekstil CV Sandangsari di Jalan AH Nasution Sukaasih Mandalajati Kota Bandung ludes terbakar, Senin (11/9/2017) dinihari. Gudang yang berada di bagian belakang pabrik berdempetan dengan permukiman, membuat warga panik.

Menurut keterangan sejumlah warga, awal mula api diketahui oleh sekelompok remaja yang sedang main kartu gapleh. "Jam 1 lewat 10, dikasih tahu sama yang main gapleh. Mereka memukul-mukul tiang listrik. Seketika warga langsung pada keluar dan panik," kata beberapa warga setempat.

Api pun terus membesar hingga warga pun mengkhawatirkan api menyambar ke permukiman, yang padat penduduk. Mereka juga masih trauma atas kebakaran yang melanda rumah di Sukaasih 20 tahun lalu, yang merembet ke rumah lainnya.

Pabrik itu berdekatan dengan permukiman warga RW 10, RW 9 dan Kompleks Sukaasih RW 7 Sindangjaya, Mandalajati Kota Bandung. Di bagian belakang digunakan sebagai gudang obat kimia, bahan kain grey, batubara dan benang. Kobaran api bisa dipadamkan pukul 06.30 WIB dan dilakukan pendinginan sampai pukul pukul 07.00 WIB.

Sementara itu, kabar duka datang dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung. Ketika menangani kebakaran yang cukup besar tersebut satu anggota tim pemadam Diskar PB Kota Bandung meninggal karena tertimpa reruntuhan material bangunan.

Menurut Kepala Diskar PB Kota Bandung Ferdi Ligaswara, selain korban meninggal, seorang anggota lainnya mengalami luka bakar parah dan saat ini kondisinya masih koma di RSHS, setelah sebelumnya mendapatkan penanganan di RS Hermina Arcamanik.

"Selaku pimpinan Diskar PB saya kehilangan salah satu putra terbaik kami, Innalillahi Wainna Ilaihi Roojiun. Semoga almarhum khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuata," kata Ferdi.

Ia menyatakan, saat sedang menangani kebakaran di Pabrik Tekstil CV Sandangsari korban tergabung dalam tim 1, yaitu tim pemadam. Namun karena angin cukup kencang menjelang pagi, titik api sulit untuk dipadamkan. "Tim kami ada tiga, satu tim pemadam kedua tim penyekatan dan ketiga tim rescuer yang melakukan evakuasi. Kedua korban adalah tim 1," tegas Ferdi.

Korban yang meninggal dunia adalah Triesna (35), warga Kadungora Garut, sedangkan yang saat ini masih dalam kondisi koma, yakni Imam (32) warga Cimahi. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,