Basarnas Perluas Pencarian Korban Tanker Tabrakan

Basarnas Perluas Pencarian Korban Tanker Tabrakan

Badan SAR Nasional memperluas pencarian tiga korban tanker tabrakan. (foto - Twitter)

Tanjungpinang - Memasuki hari ketiga pencarian, Badan SAR Nasional Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau memperluas pencarian tiga awak Kapal JBB DE Rong 19 berbendera Republik Dominika, yang hingga kini belum ditemukan.

"Jumat ini sudah memasuki hari ketiga pencarian, Maritime Port Authority (MPA) meminta Basarnas melakukan pencarian di 12 titik," kata Kepala Kantor Basarnas Tanjungpinang Djunaidi di Tanjungpinang Jumat (15/9/2017).

Seperti diketahui, Kapal JBB DE Rong 19 tabrakan dengan Tanker MV Kartika Segara berbendera Indonesia di Selat Singapura, Rabu 13 September dinihari. Sebanyak 12 awak kapal awalnya dinyatakan hilang.

Namun, beberapa jam kemudian Basarnas Tanjungpinang memperoleh informasi tujuh korban berhasil diselamatkan. Lalu dua korban lainnya ditemukan di dalam kapal dalam kondisi tidak bernyawa. Upaya pencarian tiga korban lainnya dilakukan sejak tiga hari yang lalu.

Bahkan, petugas sudah mengelilingi perairan sebelah timur Batam dan daerah lainnya. Sementara ini peta pencarian korban pada 12 titik diberikan MPA Singapura. Lokasi pencarian pun sangat luas, bahkan hingga ke Perairan Desa Berakit Kabupaten Bintan Kepri dan Selat Riau.

"Pencarian dilakukan oleh KN SAR Bhisma dari Berakit ke perbatasan antara Singapura-Bintan, disusul RB-209 Tanjungpinang langsung ke wilayah tengah perbatasan, dan RIB Pos SAR Batam dari perairan kiri sebelah Batam," katanya.

Sementara KN SAR Purworejo dalam kondisi siaga di Dermaga SAR Sekupang Batam. Pencarian korban juga melibatkan KRI Pulau Rangsang, KRI Cucut dan KRI Krait. "Sejauh ini belum ada informasi dari MPA Singapura. Mereka masih mencari di Pulau Senang dan mencari di wilayah ditariknya kapal itu," katanya.

Pencarian korban, berdasarkan standar operasional prosedur dilakukan selama tujuh hari. Waktu pencarian dapat ditambah jika ada petunjuk terkait keberadaan korban. "Jika tidak ditemukan ditutup dulu, tapi bila ada tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi pencarian dilanjutkan," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,