Kapal Dharma Kencana II Terbakar, 119 Penumpang Selamat

Kapal Dharma Kencana II Terbakar, 119 Penumpang Selamat

Kapal Motor (KM) Dharma Kencana II terbakar di jarak 45 mil Barat Laut Karimunjawa, Minggu 29 Oktober sekitar pukul 04.15 WIB. (foto - Basarnas)

Jepara - Kapal Motor (KM) Dharma Kencana II terbakar di jarak sekitar 45 mil Barat Laut Karimunjawa. Kapal berangkat dari Semarang menuju Kalimantan dengan membawa 119 penumpang tediri atas penumpang dewasa, anak-anak dan satu bayi, Minggu  (29/10/2017) dinihari sekitar pukul 04.15 WIB.

Sejumlah kapal penyelamat diterjunkan menuju lokasi. Antara lain KMP Kirana 1, KMP Kelimutu, KMP Ekspres Bahari, KN 231 Sadewa, Kapal Pol Air, KNP 203 KPLP, KM Tanto Jaya, TB Citra dan KRI Soputan. "Kondisi korban belum diketahui, masih dalam perjalanan menuju lokasi. Kami juga belum bisa memastikan apakah nanti korban dibawa ke sini (Karimunjawa) atau langsung ke Semarang" kata Kepala UPP Syahbandar Karimunjawa Rian Ticen.

Berdasarkan informasi, seluruh penumpang KM Dharma Kencana II sudah meninggalkan kapal dengan menggunakan alat keselamatan yang ada di kapal pada pukul 05.30 WIB. Kapolres Jepara AKBP Yudhianto Adi Nugroho menyampaikan, pihaknya masih menunggu laporan anggota yang berada di lokasi.

Selain mengangkut penumpang, KM Dharma Kencana II juga mengangkut kendaraan golongan II sebanyak 20 unit. Kemudian kendaraan golongan III sebanyak delapan unit, kendaraan golongan IV satu unit dan kendaraan golongan V sebanyak 17 unit. Kapal terbakar.

Sementara itu, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Marwansyah mengatakan, saat ini seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Kumai. Hal itu disampaikan Marwansyah dalam keterangan tertulis melalui Kepala Bagian Organisasi Kepala Bagian Organisasi dan Humas Ditjen Perhubungan Laut (DJPL), Lollan A S Panjaitan.

Marwansyah menyebutkan, kapal dimaksud berangkat pada Sabtu pada pukul 17.00 WIB dari Semarang menuju Pontianak. "Begitu mendapatkan laporan terbakarnya kapal tersebut, KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Tanjung Emas Semarang langsung bertindak dan memimpin proses evakuasi kapal itu," sebutnya.

Ia memuji reaksi cepat dari KSOP Tanjung Emas yang langsung berkoordinir dengan KSOP Karimun Jawa dan Basarnas Semarang untuk melakukan evakuasi. "Saya mengapresiasi bantuan Kapal KM. Kirana I tujuan Kumai yang memutar haluan untuk membantu mengevakuasi penumpang, sehingga penumpang dapat diselamatkan," tegas Marwansyah. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,