Bahrain Tuding Iran Ada di Balik Ledakan Jalur Pipa Minyak

Bahrain Tuding Iran Ada di Balik Ledakan Jalur Pipa Minyak

Ledakan yang menyebabkan kebakaran pada pipa minyak Bahrain. (foto - Reuters)

Khobar - Ledakan yang menyebabkan kebakaran pipa minyak disebabkan oleh sabotase yang dilakukan oleh 'teroris. Pihak Bahrain menyatakan, sebuah serangan yang belum pernah terjadi sebelum dilakukan oleh musuh bebuyutannya, Iran.
 
"Insiden itu merupakan tindakan sabotase dan tindakan terorisme berbahaya, yang bertujuan untuk merugikan kepentingan bangsa dan keselamatan orang-orang," sebut sebuah pernyataan di situs resmi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahrain.
 
Seperti dilansir Reuters, Minggu (12/11/2017) pihak berwenang Bahrain mengatakan, mereka berhasil mengendalikan kebakaran di jalur pipa minyak. "Aksi teroris akhir-akhir ini dilakukan lewat kontak langsung dan instruksi dari Iran," demikian pernyataan yang dikutip dari Menteri Dalam Negeri Sheikh Rashid bin Abdullah al Khalifa.
 
Perusahaan Minyak Bahrain (Bapco) yang dikelola negara menutup aliran minyak ke jalur. Warga yang dekat dengan kejadian di dekat Desa Buri, sekitar 15 km dari ibukota Manama, dievakuasi ke tempat penampungan yang aman.
 
Diketahui, Bahrain mengandalkan ladang minyak Abu Safa untuk sebagian kebutuhan besar minyaknya dan berbagi dengan Arab Saudi. Minyak yang dikirim ke Bahrain diangkut melalui pipa A-B sepanjang 55 km yang berkapasitas 230.000 barel per hari.
 
Jalur Pipa minyak baru 350.000 barel per hari antara kedua negara direncanakan akan selesai tahun depan, dan akan melayani perluasan kapasitas kilang Bahrain. Minyak mentah Arab Saudi akan mengalir dari pabrik Abqaiq milik Saudi Aramco melalui jalur pipa baru sepanjang 115 km.
 
Seperti diketahui, sebuah ledakan menyebabkan kebakaran di jalur minyak Bahrain pada Jumat 10 November waktu setempat. Kementerian Dalam Negeri Bahrain melaporkan, kebakaran berhasil diatasi dan tidak ada korban dalam kejadian itu. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,