Kapal 111 Penumpang Hantam Pulau di Perairan Halmahera

Kapal 111 Penumpang Hantam Pulau di Perairan Halmahera

KM Karya Indah dari Pelabuhan Kupal Bacan menabrak pulau di perairan Tanjung Berek Kecamatan Bacan Barat Halmahera Selatan. (foto - ist)

Halmahera - Kapal motor (KM) Karya Indah yang betolak dari Pelabuhan Kupal Bacan menabrak pulau di perairan Tanjung Berek Desa Nondang Kecamatan Bacan Barat Halmahera Selatan. Kapal yang mengangkut sebanyak 111 penumpang itu hendak menuju Kota Ternate, Maluku Utara.

Staf Operasional Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate Fahari Yosua mengatakan, KM Karya Indah tersebut menabrak pulau di perairan Kasiruta sekitar 15 Km arah utara dari Pelabuhan Kupal. Semua penumpang dipastikan selamat.

Menurutnya, seluruh penumpang KM Karya Indah dalam keadaan selamat, dan telah dievakuasi ke KM Ratu Maria tujuan Kupal, pasca-kejadian pada pukul 23.30 WIT tadi malam. "Satu unit Kapal Tugboat Teras BRI dikerahkan ke lokasi kejadian, untuk melakukan evakuasi terhadap KM Karya Indah," kata Fahari, Senin (20/11/2017).

"Proses evakuasi masih berlangsung, namun kami terkendala jaringan komunikasi, sehingga sampai dangan saat ini belum mendatkan perkembangan evakuasi lebih lanjut," katanya. Penyebab kapal KM Karya Indah hingga menabrak pulau belum bisa dipastikan, karena masih membutuhkan investigasi.

"Penyebabnya kami belum dapatkan pastikan, karena di lapangan sementara masih sibuk melakukan evakuasi. Nanti kalau sudah aman baru bisa diinterogasi untuk mengetahuinya,” katasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan Soadri Ingratubun mengatakan, kapal yang dinahkodai Sofian Safi itu belum berhasil dievakuasi. Begitu pun seluruh penumpang pada pukul 01.55 malam tadi sudah dievakuasi menggunakan dua unit kapal (Takboat Teras BRI dan KM Ratu Maria).

Seluruh penumpang sudah berada di Bacan. Semuanya dalam kondisi selamat,” katanya. Tadi pagi pukul 09.45 WIT pihaknya bersama Sahbandar Pelabuhan Kupal melakukan pendataan ulang terhadap penumpang, jumlah seluruhnya 111 orang. Untuk kapal saat ini masih berada di TKP sambil menunggu penarikan jika laut mulai pasang.

Menurut Soadri, kapal asal Manado Sulawesi Utara yang berlabuh di Kupal itu bertolak Minggu 19 November 2017 pukul 21.00 WIT malam. Kapal tujuan Ternate itu menabrak pulau disebabkan adanya gangguan pada alat GPS (Global Positioning System) kapal.

Selain itu, karena kapten kapal belum menguasai rute perjalanan, sehingga menabrak pulau di perairan tersebut. Sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Hanya saja timbul kerugian akibat kondisi kapal masih berada di lokasi," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,