Tambang Emas Ilegal di Jambi Rusak Lahan Puluhan Ribu ha

Tambang Emas Ilegal di Jambi Rusak Lahan Puluhan Ribu ha

Kerusakan lahan di Provinsi Jambi akibat maraknya penambangan emas ilegal. (foto - ist)

Jambi - Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi menyebutkan, berdasarkan Interpretasi Citra Lansat 8 tahun 2017 kerusakan lahan akibat penambangan emas ilegal di tiga kabupaten di wilayah Provinsi Jambi mencapai seluas 27.822 hektar.
 
"Terluas berada di Kabupaten Sarolangun, yaitu 13.762 hektar diikuti Merangin 9.966 hektar dan Bungo seluas 4.094 hektar," kata Direktur KKI Warsi, Rudi Syaf di Jambi.
 
Menurutnya, tahun 2016 areal yang dibuka untuk penambangan ilegal meningkat lebih dari 100 persen di wilayah Merangin dan Sarolangun. Areal tambang illegal itu diperkirakan separuhnya merupakan kawasan persawahan, yang merupakan sumber pangan masyarakat setempat.
 
Penambangan emas ilegal atau biasa disebut Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) itu teerjadi di sepanjang alur sungai. Akibatnya alur sungai menjadi lebih luas dan terdapat bekas galian terbuka yang menjadi lahan kritis.
 
"Dari analisis yang dilakukan, pengerukan tambang ilegal sudah masuk ke dalam kawasan lindung, yaitu kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di wilayah Merangin dan Hutan Lindung Bukit Limau di Sarolangun," katanya.
 
Menurut Rudi, aktivitas PETI itu sangat meresahkan masyarakat di sepanjang aliran sungai yang memanfaatkan air untuk keperluan sehari-hari. Air sungai yang mengalir di Jambi masih merupakan sumber utama air baku untuk konsumsi masyarakat. Apalagi air tercemar karena aktivitas PETI menggunakan merkuri untuk pemisah biji emas.
 
PETI juga mengakibatkan sebanyak tujuh jiwa kehilangan nyawa ketika sedang melakukan aktivitas. Selain itu mengakibatkan sebanyak 825 hektar sawah tak bisa ditanami, 126 lubuk larangan di Bungo terancam dan satu jembatan rusak.
 
Ia menjelaskan, penanganan penambangan tambang emas ilegal di Jambi sudah dilakukan, tahun 2017 tercatat 12 pelaku PETI dan seorang penjual merkuri juga ditangkap aparat.
 
Lalu sebanyak 90 dompeng dihancurkan dan menyita 43 lainnya. Sementara Barang Bukti emas yang berhasil diamankan sebanyak 2,92 kg. "Namun upaya ini belum mampu menghentikan praktek illegal tersebut, aktivitas masih terus berlanjut," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,