Lembang Dipadati Wisatawan Lalin pun Nyaris Tak Bergerak

Lembang Dipadati Wisatawan Lalin pun Nyaris Tak Bergerak

Antrean kendaraan di Jalan Tangkuban Parahu arah Lembang. (foto - @bahdirdja)

Bandung - Mobil pribadi serta bus pariwisata menyerbu  sejumlah objek wisata di kawasan Lembang.  Jalur menuju sejumlah objek wisata pun dipadati kendaraan, yang sebagian besar datang dari luar Kota Bandung, Minggu (25/12/2017) sore.
 
Untuk melancarkan arua lalu lintas di wilayah Lembang dan sekitarnya, pihak kepolisian terpaksa menerapkan sistem buka tutup (contra flow). Bahkan kendaraan yang menuju Lembang dari arah utara nyaris tak bergerak, mengular yang ekor antreannya hingga di pintu Tangkuban Parahu.
 
Dari Kota Bandung menuju Lembang, kepadatan arus kendaraan tak hanya terjadi di Jalan Setiabudhi. Namun jalan alternatif, seperti halnya wilayah Dago Pakar dan Punclut pun tampak padat hingga macet parah. Selain jalannya sempit belum lagi banyak belokan dan tanjakan, sehingga kendaraan wisatawan yang datang dari luar Bandung banyak yang mogok.
 
Menurut Kasat Lantas Polres Cimahi AKP Suharto, padatnya volume kendaraan do kawasan Lembang pada hari Natal tersebut terjadi sejak pagi sampai malam hari. Bahkan sejak dari hari Minggu kemarin, kawasan Lembang sudah dipadati kalangan wisatawan darai luar kota. "Kami terpaksa berlakukan 'contra flow' agar antrean kendaraan di kawasan wisata Lembang bisa cepat terurai," katanya.
 
Mengenai titik-titik terjadinya kepadatan kendaraan, Suharto menyatakan terutama terjadi di sekitar objek wisata dan jalur-jalur pertemuan arus kendaraan seperti simpang Panorama, Grand Hotel serta Beatrix. 
 
"Namun demikian, kami sudah mengantisipasi dengan menempatkan enam personel di setiap persimpangan jalan, utamanya di titik-titik pertemuan arus kendaraan," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Wisata,
Tags:,