Indonesia Buka Peluang Jadi Lokasi Manufaktur Global

Indonesia Buka Peluang Jadi Lokasi Manufaktur Global

ilustrasi

Jakarta - Indonesia berpeluang untuk menjadi lokasi manufaktur global, sehingga Indonesia bisa dikatakan sebagai negara yang bisa berperan besar dalam produksi manufaktur di ASEAN. Hal itu berkaitan dengan akan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015. 
 
"Kemampuan kita untuk menjadi lokasi manufaktur global dapat menjadi tiket untuk menjadi lokasi produksi manufaktur global, dapat menjadi tiket untuk berperan besar di ASEAN," kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo di Jakarta, Kamis (20/11).
 
Kemampuan Indonesia memosisikan diri sebagai sentra produksi dunia, lanjut Agus menjadi penting di era Komunitas Ekonomi ASEAN 2015. Karena di era tersebut ASEAN akan menjadi salah satu perekonomian terbesar di Asia bersama Tiongkok.
 
"Di kawasan ini akan terdapat 600 juta konsumen, yang hampir setengahnya adalah penduduk Indonesia. Perdagangan lintas batas akan semakin terakselerasi bersama dengan implementasi integrasi ekonomi," tambahnya.
 
Sementara itu, Urbanisasi dan kelas menengah baru akan menjadi penopang permintaan barang high-end dan jasa yang high-value. Adanya mega-trend itu bisa memberi peluang bagi kita untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas global industri domestik.
 
"Perusahaan multinasional akan mencari lokasi yang efisien dna menguntungkan sebagai basis produksi di kawasan. Posisi ini akan mempercepat transisi ke negara maju dan menghindari middle income trap," tandasnya. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,