Ledakan Bom Ambulans di Kabul Tewaskan Lebih 100 Orang

Ledakan Bom Ambulans di Kabul Tewaskan Lebih 100 Orang

Ledakan bom yang disembunyikan di dalam mobil ambulans di Kabul Afghanistan. (foto - EPA)

Kabul - Lebih dari 100 orang tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka, akibat ledakan bom yang disembunyikan di dalam mobil ambulans di Kabul Afghanistan. "Korban yang tewas sudah mencapai lebih seratus orang dan sekitar 158 orang lainnya terluka," sebut Jubir Kementerian Kesehatan Afghanistan Waheed Majroh.
 
Dilansir Reuters, Minggu (28/1/2018) kelompok militan Taliban mengklaim serangan bom tersebut. Serangan itu terjadi hanya sepekan setelah terjadinya serangan mematikan di Intercontinental Hotel di Kabul, yang menewaskan lebih dari 20 orang.
 
Taliban juga mengklaim serangan di hotel mewah tersebut. Anggota parlemen, Mirwais Yasini yang berada di dekat lokasi saat ledakan terjadi menyatakan, sebuah ambulans melaju mendekati pos pemeriksaan kepolisian, dekat dengan kantor High Peace Council dan sejumlah kedutaan asing, dan kemudian mobil itu meledak.
 
Dikatakannya, ia melihat sejumlah orang terkapar di tanah usai ledakan bom mobil itu. Kepulan asap tampak membubung tinggi dari lokasi ledakan. Sejumlah gedung yang jaraknya beberapa meter dari lokasi pun sempat berguncang akibat ledakan bom tersebut.
 
Pada awalnya akibat ledakan bom dalam ambulans tersebut menewaskan sekitar 17 orang dan 110 orang lainnya mengalami luka-luka. "Pengebom bunuh diri itu menggunakan ambulans untuk melewati pos-pos pemeriksaan. Dia melewati pos pemeriksaan pertama menyatakan bawa pasien ke rumah sakit Jamuriate.
 
 
Sedangkan
 di pos pemeriksaan kedua, ia dikenali dan meledakkan mobilnya yang penuh bahan peledak," kata wakil juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Nasrat Rahimi.
 
Berdasarkan keterangan juru bicara Kementerian Kesehatan Publik, korban tewas dan luka-luka telah dibawa ke beberapa rumah sakit di Kabul. Namun, para korban luka itu pun terus berdatangan. (Jr.)** 
.

Categories:Internasional,
Tags:,