Barcelona Cetak Sejarah Lolos ke Final di Ajang Copa del Rey

Barcelona Cetak Sejarah Lolos ke Final di Ajang Copa del Rey

Suasana di luar Mestala Stadium usai Valencia digulingkan Barcelona agregat 3-0 di ajang Copa Del Rey 2018, Jumat 9 Februari dinihari WIB. (foto - getty Images)

Valencia - Barcelona mencetak sejarah baru setelah menjadi klub pertama yang lolos lima kali berturut-turut ke partai final di ajang Copa del Rey. Pada edisi 2017-2018 Barcelona menatap partai puncak, setelah di semifinal menggulingkam Valencia dengan agregat 3-0 di Mestalla Stadium.

Sebelumnya, Blaugrana lolos ke final pada edisi 2013-2014, 2014-2015, 2015-2016 dan 2016-2017. Memang tak mudah butuh konsistensi besar untuk mencapai prestasi itu. Sebab Barca tak hanya tampil di satu kompetisi, tapi di banyak ajang.

Selain di Liga Spanyol dan Liga Champions, tim asuhan Ernesto Valverde itu juga biasanya tampil di ajang Piala Dunia Klub. Oleh karena itu, Barcelona layak mendapatkan apresiasi atas pencapaian itu. Selain itu, ada misi lain yang dikejar Lionel Messi cs. Barcelona racikan Ernesto Valverde ingin mengikuti jejak Real Madrid dan Athletic Bilbao, yang keluar sebagai kampiun Copa del Rey di empat musim beruntun.

Madrid melakukannya pada 1905-1908 dan Bilbao (1930-1933). Sementara dalam empat final beruntun yang dicapai, Barcelona memenangi tiga final di antaranya. Satu-satunya final yang berujung kekalahan bagi Barcelona terjadi pada edisi 2013-2014, ketika ditaklukkan Real Madrid 1-2.

Sementara itu, pada 2014-2015 Barcelona menumbangkan Bilbao 3-1, 2015-2016 (Sevilla 2-0) dan 2016-2017 (Deportivo Alaves 3-1). Jika menjadi kampiun musim ini, status Barcelona sebagai klub tersukses di Copa del Rey semakin kuat, karena saat ini Barca tercatat sebagai klub tersukses dengan koleksi 30 gelar.

Barcelona unggul jauh atas Bilbao yang mengoleksi gelar Copa del Rey kedua terbanyak, yakni 23 trofi. Sedangkan Madrid, hanya menduduki posisi tiga dengan mengoleksi 19 gelar. Partai final Copa del Rey 2017-2018 akan mempertemukan Barcelona vs Sevilla pada 21 April 2018.

Untuk itu, setidaknya ada dua opsi stadion. Selain Estadio Mestalla (Valencia), kandang Atletico Madrid yakni Wanda Metrpolitano bisa dipilih untuk menggelar pertandingan. Namun, Wanda Metropolitano bisa dikedepankan, karena stadion baru milik Atletico itu memiliki fasilitas bintang lima Eropa.

Kedatangan Lionel Messi cs ke Mestalla Stadium, markas Valencia disambut dengan berbagai cacian dan makian dari suporter ValenciaBus Blaugrana baru tiba di depan stadion, suporter tim tuan rumah langsung melancarkan serangan verbal. Gerard Pique menjadi target utama hinaan para fans Valencia.

Berdasarkan laporan Sport, suporter memanggil sang bek Barca itu dengan sebutan homo. Bahkan, hinaan sampai merembet ke istri Gerard Pique, Shakira. Pique menjadi musuh publik setelah menyebut Espanyol sebagai tim dari pinggiran.

Alhasil, ia menjadi sasaran ejekan ketika melawat ke markas Espanyol di Stadion RCDE pada Minggu 5 Februari lalu. Mantan palang pintu Manchester United itu pun membalas hinaan fans tuan rumah, dengan melakukan selebrasi menempelkan telunjuk di bibirnya. (Jr.)**

.

Categories:Sepak bola,
Tags:,