Gabung ISIS Remaja Jerman Dijatuhi 6 Tahun Penjara di Irak

Gabung ISIS Remaja Jerman Dijatuhi 6 Tahun Penjara di Irak

Seorang remaja putri asal Jerman dijatuhi enam tahun penjara oleh pengadilan Irak. (foto - The Times)

Baghdad - Salah seorang remaja putri asal Jerman dijatuhi enam tahun penjara oleh pengadilan Irak. Remaja berusia 17 tahun tersebut divonis bersalah, karena menjadi anggota kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
 
Dilansir AFP, Selasa (20/2/2018) berdasarkan penuturan seorang sumber kehakiman Irak, remaja Jerman itu divonis lima tahun karena menjadi anggota ISIS, dan divonis satu tahun penjara karena masuk secara ilegal ke wilayah Irak. Identitas remaja itu tidak dirilis ke publik.
 
Pada 21 Januari lalu, seorang perempuan Jerman keturunan Maroko divonis mati oleh pengadilan Irak. Perempuan itu dinyatakan bersalah atas dakwaan memberi 'dukungan logistik dan membantu kelompok teroris untuk melakukan kejahatan'.
 
Kedua warga Jerman tersebut merupakan dua dari ratusan warga asing terduga ISIS, yang ditahan otoritas Irak. Pada Desember 2017 lalu, otoritas Irak menyatakan, kemenangan terhadap ISIS setelah bertempur selama tiga tahun.
 
Laporan media Jerman mengidentifikasikan, perempuan Jerman yang divonis mati tersebut sebagai Lamia K. Ia dilaporkan meninggalkan Mannheim pada Agustus 2014 dan ditangkap pasukan militer Irak di Mosul pada akhir pertempuran Juli 2017.
 
Selain dua orang yang telah divonis, masih ada dua perempuan Jerman lainnya yang ditahan di Irak. Salah satunya remaja bernama Linda Wenzel yang menghilang dari rumahnya di Saxony tahun 2016. Saat bertemu wartawan Jerman di Baghdad tahun lalu, Linda mengaku menyesali perbuatannya dan ingin pulang ke keluarganya.

Dalam kasus terpisah, seorang terduga militan asal Perancis yang telah divonis tujuh bulan penjara karena masuk ke Irak secara ilegal, diperintahkan dibebaskan dan dideportasi. 

Kemudian pada Minggu 18 Februari waktu setempat, seorang perempuan Turki dijatuhi vonis mati karena bergabung dengan ISIS. Sedangkan 11 perempuan asing lainnya yang merupakan janda militan yang tewas, divonis penjara seumur hidup atas dakwaan yang sama. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,