Mesin F-16 Terbakar Jatuhkan Tanki Bahan Bakar di Jepang

Mesin F-16 Terbakar Jatuhkan Tanki Bahan Bakar di Jepang

Bagian tangki bahan bakar jet tempur F-16 AS yang jatuh di Danau Ogawara utara Pangkalan Udara Misawa. (foto - Asahi Shimbun)

Tokyo - Jet tempur F-16 milik Amerika Serikat (AS) mengalami kebakaran mesin hingga membuang tanki bahan bakarnya ke sebuah danau nyaris mengenai seorang nelayan di wilayah Aomori, utara Jepang. Kementerian Pertahanan Jepang pun meminta penjelasan dari militer AS soal insiden itu.
 
Insiden itu kembali memunculkan kekhawatiran mengenai keberadaan militer AS di Jepang. "Kami meminta pihak AS untuk menjelaskan, apa yang terjadi dan penyebabnya. Kami sepenuhnya menuntut pihak AS untuk melakukan tindakan pencegahan," kata Menteri Pertahanan Jepang, Itsunori Onodera.
 
Seperti dilansir Straits Times, Rabu (21/2/2018) Onodera menyatakan, jet tempur F-16 itu tinggal landas dari Pangkalan Udara Misawa, Aomori pada Selasa pagi mengalami kebakaran mesin. Untuk mencegah terjadinya hal lebih buruk, pesawat itu lalu membuang tangki bahan bakarnya ke danau.
 
"Militer AS telah mengatakan pada kami, mereka membuang dua tanki eksterior di Danau Ogawara di utara Pangkalan Udara Misawa dan mendarat di Pangkalan Udara Misawa," kata Onodera. Hal itu dikonfirmasi militer AS dalam pernyataannya. Mereka mengatakan, salah satu jet tempur F-16 miliknya terpaksa membuang tanki bahan bakar eksternal di daerah tak berpenghuni, setelah terjadi kebakaran mesin.
 
"Keamanan awak pesawat kami dan tetangga Jepang adalah prioritas utama kami selama operasi penerbangan. Kami akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk menentukan akar permasalahan kejadian itu," kata Komandan 35th Fighting Wing militer AS, Kolonel R. Scott Jobe.
 
Sementara itu salah seorang nelayan mengatakan, tanki bahan bakar tersebut jatuh sekitar 400 meter dari salah satu kapal yang sedang memancing di danau. Kasus tersebut menjadi yang terbaru dari serangkaian insiden, yang melibatkan militer AS di Jepang dalam beberapa bulan terakhir. 
 
Pada Januari lalu, helikopter militer AS telah melakukan setidaknya tiga kali pendaratan darurat di wilayah selatan Okinawa, sedangkan pada Desember 2017 sebuah jendela dari helikopter AS lepas dan jatuh di lapangan sebuah sekolah di Okinawa. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,