Mulai Sabtu Ini Harga Pertamax 92 Turun

Mulai Sabtu Ini Harga Pertamax 92 Turun

Mulai Sabtu Ini Harga Pertamax 92 Turun

Jakarta - Mulai Sabtu (22/11), PT Pertamina (Persero) menurunkan harga Pertamax 92 sebesar Rp 250 per liter dari sebelumnya Rp 10.200 menjadi Rp 9.950 per liter. 
 
"Pertamina sudah menurunkan harga Pertamax sejak 19 November lalu, sebagai akibat anjloknya harga minyak dunia," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya di Jakarta, Jumat (21/11/2014).

Menurutnya, upaya menurunkan harga Pertamax 92 merupakan salah satu strategi perusahaan dalam memenangkan persaingan bisnis penjualan BBM nonsubsidi di Indonesia.  Kini ada sejumlah perusahaan asing yang diberi kewenangan untuk menjual BBM nonsubsidi. Misalnya Shell dan Total, yang juga membanderol produk yang selevel dengan Pertamax dengan harga Rp 10.200 per liter.

Selain itu, upaya tersebut  untuk menggenjot penjualan Pertamax pasca kenaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp 2.000 per liter. "Pertamina memiliki kewenangan dalam menentukan harga BBM nonsubsidi. Artinya, Pertamina bisa menurunkan dan menaikkan harga Pertamax tanpa intervensi dari siapapun," ujarnya.

Penjualan normal Pertamax sebelum pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi berada di kisaran 2.500 kiloliter (kl) per hari. Saat ini, penjualan Pertamax sudah mendekati 4.000 kl per hari atau naik 60 persen. Dua bulan ke depan diperkirakan penjualan Pertamax mencapai 10.000 kl per hari, atau naik 400 persen dibandingkan dengan sebelum harga BBM subsidi dinaikkan.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andi Noorsaman Sommeng meminta Pertamina untuk menurunkan harga Pertamax lantaran harga minyak dunia sudah di kisaran 80 dolar AS per barel. Ini  dimaksudkan untuk mengalihkan angka konsumsi dari Premium ke Pertamax, yang saat ini hanya berselisih Rp 1.700 per liter. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:bbm,