Karawang Peroleh Nilai UMK Tertinggi di Jabar

Karawang Peroleh Nilai UMK Tertinggi di Jabar

ilustrasi

Bandung - Upah minimum UMK buruh Kota dan Kabupaten di Jawa Barat per Januari 2015 sudah ditandatangani Gubernur Jawa Barat, Jumat malam pukul 24.00 WIB (21/11/2014)  di Markas Pusenif TNI AD, Jalan Katamso Kota Bandung.

UMK buruh yang bisa dikatakan mengalami kenaikan itu telah disetujui oleh dewan pengupahan, berdasarkan rekomendasi dari semua kepala daerah di 27 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat.

"Kami putuskan mengenai UMK buruh ini dengan sebijak mungkin. Paling tinggi upah UMK buruh Kabutaten Karawang sebesar 2,9 persen, sedangkan yang paling rendah Kabupaten Kuningan dan  Ciamis," ungkapnya.

Dia menjelaskan, kenaikan upah minimun itu kemungkinan sudah termasuk dengan dampak kenaikan BBM. "Kemungkinan sudah termasuk dalam kenaikan upah minimum ini, kalau nantinya ada pembahasan pasti akan kita bahas," jelasnya.

Di akhir penetapan pasti akan dilakukan evaluasi, yang pasti seluruh rekomendasi upah minimum buruh dari setiap kepala daerah di Jawa Barat telah disetujui. "Yang pasti seluruh rekomendasi dari setiap kepala daerah se Jawa Barat, terkait dengan upah buruh ini sudah kami setujui," tandas Aher.

Data yang dihimpun CikalNews.com menunjukkan, hasil akhir dari UMK buruh di Jawa Barat antara lain Nilai UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) Tahun 2015 di Jabar, yaitu Tertinggi Kabupaten Karawang sebesar Rp 2.957.450, sedangkan terendah Kabupaten Kuningan sebesar Rp 1.187.727,24. Persentase tertinggi  yaitu Kabupaten Majalengka (24,50 persen) sebesar  Rp 1.245.000. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:jabar,