2 Sekuriti Agung Podomoro Group Ditangkap Terkait Sabu

2 Sekuriti Agung Podomoro Group Ditangkap Terkait Sabu

Barang bukti sabu yang diamankan aparat Polsek Kelapa Gading. (foto - ist)

Jakarta - Dua oknum sekuriti PT Agung Podomoro Group atas nama Heriyanto dan Anjar Hari Prabowo, ditangkap aparat Polsek Kelapa Gading. Keduanya diringkus bersama dua rekannya, Adi Priyatna, satpam Hotel BnB Boulevard Bukit Kelapa Gading dan seorang bandar bernama Suparwan.

Menurut Kapolsek Kelapa Gading Kompol Arif Fazlurrahman, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi warga yang resah dengan peredaran sabu. Setelah dilakukan penyelidikan petugas menangkap pelaku Heriyanto, Selasa 20 Maret 2018 di samping Hotel BnB Kelapa Gading Barat Jakarta Utara.

"Setelah dilakukan interogasi, pelaku menjelaskan 2 paket sabu tersebut merupakan milik dari rekan tersangka yang sudah dipesan terlebih dahulu oleh Anjar Hari Prabowo dan Adi Priyatna," kata Arif dalam keterangannya, Jumat (30/3/2018).

Bermodal keterangan Heriyanto, petugas langsung melanjutkan penggeledahan di tempat kedua pelaku bekerja, ternyata benar ditemukan barang bukti berupa alat hisap sabu. Setelah dilakukan dan tes urine keduanya dinyatakan positif mengandung metamfetamin.

Petugas pun melanjutkan penyelidikan hingga terbongkar, barang haram itu berasal dari tangan Suparwan. Ia ditangkap di kawasan Papango Tanjung Priok Jakarta Utara, berikut barang bukti sejumlah paket sabu siap edar seberat 8 gram.

"Ke-4 tersangka berikut barang bukti yang ditemukan dibawa ke Polsek Kelapa Gading guna proses hukum lebih lanjut," tegasnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat 2, Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 penjara, serta Pasal 112 Ayat 1 junto Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,