27 Warga Palestina Tewas Selama Bentrokan di Gaza - Israel

27 Warga Palestina Tewas Selama Bentrokan di Gaza - Israel

Sepuluh warga Palestina tewas dan ribuan lainnya terluka dalam bentrokan terbaru di perbatasan Gaza. (foto - Reuters)

Gaza - Sepuluh warga Palestina tewas dan lebih dari 1.000 orang lainnya terluka dalam bentrokan terbaru dengan pasukan Israel di sepanjang perbatasan Gaza, Jumat 6 April 2018 waktu setempat. Ini merupakan kelanjutan dari unjuk rasa besar-besaran, yang digelar masyarakat Palestina sejak sepekan terakhir.

Seperti dilansir Sky News, Sabtu (7/4/2018) sejauh ini, bentrokan di perbatasan Gaza-Israel telah menewaskan 27 warga Palestina.  Ribuan warga melanjutkan demonstrasi, menuntut agar bisa kembali ke tanah mereka yang kini telah menjadi milik Israel.

Militer Israel mengestimasi 20 ribu pengunjuk rasa berkumpul di lima titik sepanjang pagar perbatasan pada Jumat. Unjuk rasa terbaru lebih besar dalam jumlah ketimbang beberapa hari lalu. Namun jumlahnya masih lebih sedikit ketimbang Jumat pekan lalu, di mana 17 warga tewas terkena tembakan senjata pasukan Israel.

Dari korban tewas, terdapat jurnalis bernama Yasser Murtaga dan dua remaja berumur 16 dan 17 tahun. Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan lebih dari 400 orang telah dilarikan ke rumah sakit akibat berbagai jenis luka. Murtaga, jurnalis yang meliput bentrokan untuk televisi Ain Media ditembak di kota Khuzza, yang diselimuti asap dari sejumlah ban yang dibakar pengunjuk rasa.

Para pedemo mengaku membakar ban untuk menciptakan asap yang dapat menghalangi jarak pandang penembak jitu Israel. Israel mengklaim hanya menembak para demonstran, yang berusaha merusak pagar dan menyusup melewati perbatasan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam aksi kekerasan di perbatasan Gaza dan menyerukan adanya investigasi independen. Namun kerangka resolusi Dewan Keamanan PBB dan wacana investigasi dihalangi Amerika Serikat yang memiliki hal veto. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,