Bupati Bandung Barat Klarifikasi Isu Penangkapan oleh KPK

Bupati Bandung Barat Klarifikasi Isu Penangkapan oleh KPK

Bupati Bandung Barat Abubakar. (foto - ist)

Bandung - Bupati Bandung Barat  Abubakar membenarkan  kalau dua orang penyidik Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi kediamannya. Namun, ia menyangkal jika kedatangan mereka bertujuan untuk menangkap dirinya.

Menurut Abubakar, dua penyidik KPK tersebut datang untuk meminta keterangan ihwal aktivitas kepala SKPD, di lingkungan Kantor Bupati Bandung Barat. Meski ia tidak menyebutkan secaer terperinci SKPD mana yang tengah digali informasinya.

Penyidik KPK pun memintai keterangan Abubakar hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah melakukan pemeriksaan, Abubakar sempat menandatangani berita acara, sebelum petugas tersebut kembali dari kediamannya.

"Saya ditanya apakah bersedia memberikan keterangan, ya saya jawab saya bersedia, dan akan memberikan jawaban sesuai yang dibutuhkan. Mereka juga tanya apakah saya bersedia dimintai keterangan tambahan kalau ada kekurangan, ya tentu saya bersedia," kata Abubakar, Selasa (10/4/2018) malam.

Menyoal pemberitaan yang beredar tentang penangkapan dirinya oleh penyidik KPK, menurut Abubakar, sejak pagi dirinya tetap melaksanakan tugas sebagai Bupati Bandung Barat. Namun ia mengaku tidak tahu menahu soal kabar penggeledahan dan penyegelan Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat oleh penyidik KPK.

"Saya tetap melaksanakan kewajiban sebagai bupati sepanjang hari Selasa ini. Namun mengenai masalah penggeledahan dan penyegelan Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan saya tidak tahu. Sebab, hari ini kebetulan saya tidak datang ke Kantor Pemda Bandung Barat," katanya.

Sejauh ini, ia memaklumi kehebohan yang ditimbulkan oleh kedatangan dua penyidik KPK ke kediamannya, hingga memunculkan spekulasi adanya OTT. Hal itu dikarenankan kondisi di Kabupaten Bandung Barat sendiri akan menghadali pilkada Juni mendatang. "Saya kira mereka hanya melaksanakan tugas, tapi karena sedang suasana pilkada, jadi apa-apa selalu dikaitkan dengan pilkada," katanya.

Abubakar pun membantah kabar penangkapan dirinya oleh penyidik KPK, yang jelas berita itu membuat banyak pihak menjadi syok terutama keluarganya. "Istri saya sampai syok, ia nangis dan hampir pingsan. Apalagi besok ibu sebagai bakal calon akan mengikuti agenda debat pilkada," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,