Ditolak KUA, Dua Siswa SMP Kebelet Nikah Ajukan Banding

Ditolak KUA, Dua Siswa SMP Kebelet Nikah Ajukan Banding

Sejoli kebelet nikah mengajukan banding ke pengadilan di Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan. (foto - ist)

Bantaeng - Dua pelajar SMP mendaftarkan diri untuk menikah di kantor urusan agama ( KUA) Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan (Sulsel).

Remaja lelaki tersebut masih berusia 15 tahun 10 bulan, sedangkan yang perempuan berusia 14 tahun 9 bulan. Penghulu Fungsional KUA Kecamatan Bantaeng Syarif Hidayat mengatakan, KUA sempat menolak dengan mengeluarkan blanko N9, atau penolakan pencatatan karena usia calon mempelai masih di bawah umur.

"Ini pertamakalinya saya mendapatkan calon pengantin semuda ini. Usianya kan di bawah yang dipersyaratkan, apalagi ini dua-duanya sangat muda," katanya dalam keterangannya.

Meski sempat ditolak, perjuangan kedua remaja tersebut tak berhenti sampai di situ. Pihak keluarga pun kemudian mengajukan permohonan dispensasi ke Pengadilan Agama Bantaeng.

"Sempat ditolak oleh pihak KUA karena usia keduanya masih belum mencukupi. Namun demikian, mereka tampaknya mengajukan dispensasi dan disetujui oleh Pengadilan Agama," lanjut Syarif.

Dispensasi itu membuat KUA tak memiliki alasan lagi untuk tidak memproses rencana pernikahan keduanya. Menurut Syarif, keduanya memang ingin segera menikah karena keinginan sendiri. Oleh karena itu, keduanya lalu sudah diikutkan dalam bimbingan perkawinan. (Jr.)**

.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait