Bea Cukai Bandung Gagalkan Penyelundupan 1.953 Ekstasi

Bea Cukai Bandung Gagalkan Penyelundupan 1.953 Ekstasi

Kepala Kantor Wilayah Dirjen Bea dan Cukai Jawa Barat Saifullah Nasution ungkap menggagalkan penyelundupan narkoba lewat Kantor Pos Bandung. (foto - ist)

Bandung - Ditjen Bea Cukai Jawa Barat kembali menggagalkan penyelundupan narkoba lewat Kantor Pos Bandung. Ekstasi seberat 1.953 butir yang dikirim lewat paket diselipkan ke dalam mainan itu, ketahuan setelah melewati pemeriksaan sinar X-ray.

Berdasarkan keterangan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Bea dan Cukai Jawa Barat, Saifullah Nasution, narkoba tersebut dikirim melalui paket yang diselipkan ke dalam mainan. Paket itu ketahuan setelah melewati pemeriksaan sinar X-ray oleh petugas.

"Asal paket dari Bangladesh ditujukan kepada F beralamat di Bandung. Setelah dilakukan X-ray atas kiriman itu, petugas menemukan adanya benda mencurigakan yang diduga obat terlarang," kata Saefullah di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung Jalan Rumah Sakit Kota Bandung, Senin (7/5/2018).

Menurutn Saifullah, setelah ditelusuri anggotanya menemukan pil berwarna pink dan hitam dalam sebuah mobil remote control, dari paket bernomor karal EE001725**BD dari Bangladesh. Untuk memastikan, barang itu adalah narkotika, pihaknya melakukan pemeriksaan menggunakan narco-test, dan teridentifikasi sebagai methylenedioxy-methylamphetamin alias ekstasi.

Dari pengungkapan itu jika diestimasikan, nilai 1.953 butir pil ekstasi itu mencapai Rp 781.200.000. Selain itu, pihaknya bisa menyelamatkan sekitar 3.906 jiwa anak bangsa dari bahaya narkoba. Atas temuan itu kami langsung menyerahkan proses hukum kepada Polrestabes Bandung," katanya.

Sementara itu, Wakasat Narkoba Polrestabes Bandung Kompol Salim Aziz menambahkan, dari pengungkapan itu pihaknya terus melakukan penyelidikan. Dari temuan di Pos polisi langsung memburu pelaku F, dan berhasil ditangkap di kawasan Jalan Kebon Kawung Bandung.

Pelaku merupakan residivis dan sudah enam kali keluar masuk penjara, lima kali dalam kasus tipu gelap sisanya kasus narkoba. "Kita masih menindak-lanjuti ada satu orang lain yang masih kita kejar sebagai pengirim yang di DPO," katanya.

Sebelumnya, Bea Cukai Bandung juga telah menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu, ekstasi dan happy five melalui jalur pos. Ketika itu diamankan 101 gram sabu dan 100 butir pil ekstasi serta 1.000 pil erimin 5 atau yang dikenal dengan happy five. Ini merupakan aksi nyata Bea Cukai Bandung yang bersinergi dengan seluruh instansi terkait, dalam memberantasan peredaran narkotika," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,