Rupiah Kian Terpuruk Tembus di Atas Rp 14.000 per Dolar AS

Rupiah Kian Terpuruk Tembus di Atas Rp 14.000 per Dolar AS

Rupiah kian terpuruk capai Rp 14.052 per dolar AS situasi money changer masih sepi, Selasa 8/5/2018 sore. (foto - ilustrasi)

Jakarta - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin terpuruk ke level di atas Rp 14.000 per dolar AS, pada penutupan perdagangan sore ini. Namun demikian, belum ada tanda-tanda intervensi dari Bank Indonesia (BI).

Seperti dilansir Bloomberg Dollar Index, Selasa (8/5/2018) hingga pukul 17.09, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 51 poin atau 0,36 persen ke level Rp 14.052 per dolar AS. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp 14.004 - Rp 14.053 per dolar AS.

Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah melemah 53 poin atau 0,38 persen menjadi Rp 14.048 per dolar AS. Dalam pantuan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp 13.993 hingga Rp 14.050 per dolar AS.

Sedangkan, dalam kurs jual Bank Indonesia (BI), Rupiah berada di level Rp 14.106 per dolar AS, dan untuk kurs beli Rp 13.966 per dolar AS. Sebelumnya, keterpurukan Rupiah diprediksi akan berlanjut hingga akhir Mei, yang di perkirakan bisa menyentuh Rp 14.200 per dolar AS.

Menurut Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira, agar pelemahan Rupiah tidak berlanjut, BI perlu melakukan usaha yang ekstra. Artinya, BI jangan hanya mengandalkan cadangan devisa untuk bisa menstabilkan nilai tukar rupiah.

"Cadadangan devisa pastinya akan terus tergerus untuk menstabilkan nilai tukar. BI tidak bisa mengandalkan cadangan devisa, sebagai satu-satunya instrumen untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,