Rp 3,5 M Raib, Rampok Gasak Mobil Bank Syariah Mandiri

Rp 3,5 M Raib, Rampok Gasak Mobil Bank Syariah Mandiri

Mobil pengangkut uang Bank Syariah Mandiri Aur Kuning Kota Bukittinggi yang dirampok di kawasan jembatan PLTA Batang Agam. (foto - ist)

Bukittinggi - Kawanan rampok menggasak uang Rp 3,5 miliar yang diangkut dari Bank Syariah Mandiri (BSM) Aur Kuning Kota Bukittinggi Sumatera Barat menuju Bank Nagari Payakumbuh. Perampokan tersebut terjadi di kawasan jembatan PLTA Batang Agam.
 
Tiga orang yang berada dalam mobil Daihatsu Xenia BM 1971 JQ tersebut ditodong perampok bersenjata api. Mereka lalu disekap dan ditinggal di kawasan Talawi Payakumbuh. Kasus ini masih dalam penyelidikan Polres Bukittinggi.
 
Kapolsekta Payakumbuh Kompol Russirwan memastikan, tiga orang yang berada dalam mobil terdiri atas sopir, sekuriti dan pegawai BSM. Ketiganya sudah dibawa ke Bukittinggi. "Mereka memang ditinggal perampok bersenjata api di kawasan Talawi, Ompang Tanah Sirah Payakumbuh. Mereka dalam kondisi shock berat," kata Russirwan kepada wartawan, Selasa (5/6/2018).
 
Mantan Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota dan Kasat Narkoba Polres Payakumbuh itu menjelaskan, ketiga orang yang berada dalam mobil pengangkut uang diketahui bernama Jakfar Sinaga (29) satpam BSM yang tinggal di Simpang Kapau Bukittinggi. Lalu Hendra (25) staf BSM yang beralamat di Bukittinggi dan Sardi (38), sopir BSM yang tinggal di Payakumbuh.
 
"Di dalam mobil pengangkut uang Rp 3,5 miliar itu hanya ada sopir, staf BSM dan sekuriti. Tidak ada polisi yang ikut mengawal. Ke depan, kami sarankan kepada perbankan minta pengawalan polisi. Kalau di Payakumbuh, kami siapkan mobil khusus untuk pengawalan dan polisi bersenjata. Lalu mobil pengangkut uang itu lengkapikah dengan GPS atau CCTV," tega Russirwan. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,