Pantai Pangandaran 'Zero Incident' hingga H+4 Idulfitri 2018

Pantai Pangandaran 'Zero Incident' hingga H+4 Idulfitri 2018

Hingga H+4 Lebaran 2018 wisatawan masih ramai kunjungi Pantai Pangandaran. (foto - @mypangandaran)

Pangandaran - Hingga H+4  Lebaran tahun ini  kawasan Pantai  Pangandaran aman  dari insiden  kecelakaan laut.  Badan Penyelamatan Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Pangandaran menyampaikan, hingga Selasa (19/6/2018) tak terjadi kecelakaan laut yang menelan korban jiwa.
 
"Alhamdulillah sejak mulai liburan hingga H+4 Lebaran tidak terjadi lakalaut yang menelan korban jiwa atau zero incident," sebut Sekretaris Balawista Kabupaten Pangandaran Asep Kusdinar didampingi Ketuanya, Dodo Taryana.
 
Meski sempat ada 6 wisatawan yang terseret dan tenggelam di pos 4 yang merupakan zona larangan berenang, keenamnya bisa diselamatkan. Dalam melakukan penjagaan dan pemantau, Balawista dibantu oleh 5 anggota Basarnas yang ditempatkan di tiap pos lifeguard di pantai barat Pangandaran.
 
"Kami melakukan pemantauan disetiap arus di mana lokasi itu merupakan daerah rawan lakalaut," katanya. Menurutnya, di pantai barat Pangandaran terdapat dua zona, yakni zona berenang mulai dari Pos 1 dekat Cagar Alam sampai Pos 2, dan zona larangan berenang, mulai dari Pos 3 sampai Pos 5 hingga ke barat Pamugaran.
 
"Kami sudah memasang bendera larangan berenang berwarna merah sebanyak 24 tiang, mulai dari Pos 3 hingga ke Pamugaran. Sedangkan untuk spanduk imbauan kami pasang mulai dari pantai Krapyak Kalipucang hingga ke pantai Madasari Cimerak," tegasnya.
 
Hanya saja lanjut Asep, pihaknya masih menemukan sekitar 250 kasus anak hilang atau terpisah dengan rombongan selama liburan Lebaran ini. Namun demikian, beruntung semuanya masih dapat tertangani.
 
"Kasus anak hilang atau terpisah dengan rombongan dapat ditangani 100 persen. Cuma kalau barang-barang milik pengunjung yang hilang seperti dompet dan kunci masih ada yang belum diambil pemilik di kantor Balawista yang ditemukan oleh petugas," kata Asep.
 
Sejauh ini, Pantai Pangandaran mulai dari Pos 1 Cagar Alam hingga ke sebelah barat, yakni pantai Pamugaran hingga hari ini masih dipadati wisatawan. Bahkan, ruas jalur menuju objek wisata pantai itu masih dipadati kendaraan pengunjung, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. (Jr.)**
.

Categories:Wisata,
Tags:,