Gelombang Tinggi Hantam Jalanan di Pantai Pangandaran

Gelombang Tinggi Hantam Jalanan di Pantai Pangandaran

Air laut naik ke jalanan di wilayah Pantai Pangandaran. (foto - ist)

Pangandaran - Gelombang tinggi  sempat menerjang  sejumlah titik di pesisir Pangandaran.  Bahkan, gelombang tinggi tersebut naik ke jalan hingga menerjang sejumlah warung di sekitarnya.
 
"Kejadiannya pagi hari. Namun perlu diwaspadai bukan terjadi di seluruh garis pantai sepanjang 91 kilometer di Pangandaran. Hanya sebagian saja yang terdampak gelombang tinggi sampai ke jalan," sebut Supervisor Pusdalops PB Pangandaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran, Ertin Respati.
 
Menurutnya, gelombang tinggi yang naik hingga ke jalan raya hanya terjadi di beberapa titik pantai, antara lain di kawasan Batu Hiu, Batu Karas dan Pantai Madasari.
 
"Di tiga pantai tersebut tinggi gelombang memang mencapai sekitar empat meter. Namun, jarak dari bibir pantai sampai ke daratan berbeda-beda. Di parkiran Madasari memang sampai sekitar 50 meter dari bibir pantai, kalau di Batu Hiu sekitar 30 meter," katanya.
 
Meski demikian lanjutnya, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat dari gelombang tinggi yang sempat menghantam beberapa pantai tersebut. Namun demikian, saat ini gelombang tinggi tersebut sudah surut.
 
"Kondisi saat ini sudah normal kembali, sedang dilakukan pembersihan," tegas Ertin. untuk itu, kalangan wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas terlebih dahulu di sekitar pantai.
 
Berdasarkan data dari BMKG, gelombang tinggi diperkirakan masih berpotensi menghantam pantai di wilayah Pangandaran hingga akhir Juli nanti.
 
"Sebetulnya peringatan dini sudah dikeluarkan dari tanggal 23 Juli 2018, diperkirakan sampai akhir Juli nanti. Nelayan pun diimbau untuk tidak melaut karena kemarin sempat ada kejadian perahu terbalik sampai tenggelam, tapi tak ada korban jiwa". (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,