Ada Ancaman Bom 9 Pesawat di Amerika Latin alihkan rute

Ada Ancaman Bom 9 Pesawat di Amerika Latin alihkan rute

Para penumpang terpaksa menunggu penerbangan di bandara. (foto - Reuters)

Santiago - Adanya  ancaman  bom  memaksa  sembilan  pesawat  dipaksa  melakukan  pengalihan rute darurat di wilayah udara Chili Argentina dan Peru, pada hari Kamis 16 Agustus. Sedikitnya dua pesawat dioperasikan oleh maskapai Latam, dan tiga pesawat dari Sky, maskapai murah asal Chili.
 
Dilansir Reuters, Jumat (17/8/201) Victor Villalobos Collao selaku Direktur Jenderal Otoritas Penerbangan Sipil Chili (DGAC) mengatakan, terdapat total 11 ancaman yang dilakukan pada hari Kamis.
 
Dua diantaranya "samaran" dan sembilan lainnya terkait dengan penerbangan yang ada. "Semua pesawat dinyatakan bebas dari bahan peledak. Setidaknya satu pesawat lalu diperbolehkan melanjutkan penerbangan," kata Collao.
 
Menurutnya, panggilan peringatan bom di atas pesawat ditujukan ke kantor Latam dan otoritas penerbangan sipil. Polisi masih mencari tahu asal-muasal ancaman itu. "Kami tertinggal satu atau dua koper, itu normal," katanya. "Empat penerbangan berasal atau menuju Santiago yang merupakan ibukota Chili," tambah DGAC dalam pernyataannya.
 
"Satu penerbangan yaitu Sky 162 lepas landas dari Bandara Arturo Merino Benitez di Santiago dan sedang menuju sebelah utara kota Antofagasta, saat diminta untuk kembali ke Santiago," kata pernyataan itu.
 
Penerbangan Latam 2369 yang lepas landas dari Lima, ibukota Peru sedang menuju Santiago dan diminta untuk mendarat di sebelah selatan kota Pisco di Peru. Kementerian Transportasi Peru mengatakan, tidak ada yang terluka dalam kejadian itu, dan tim untuk menjinakkan bahan peledak sudah diberitahu. "Saat ini situasi sudah terkendali," tulisnya di Twitter.
 
Penerbangan Sky lainnya, yaitu Sky 524 menurut jadwal penerbangan diketahui sudah lepas landas dari kota Mendoza di Argentina. Pesawat itu melakukan pendaratan darurat di Santiago sebelum melanjutkan penerbangan ke Rosario di Argentina.
 
Sky mengatakan, pesawatnya yang lain yaitu Flight 166 dilarang lepas landas dari Santiago karena ancaman bom. Latam 800 yang menurut jadwal penerbangan lepas landas dari Auckland Selandia Baru, melakukan pendaratan darurat di tujuannya yaitu Santiago.
 
Collao mengatakan, penerbangan lainnya diperiksa di kota sebelah utara Chili yaitu Iquique, Antofagasta dan Mendoza tanpa memberi rincian lebih lanjut. Latam mengonfirmasi, setidaknya dua pesawatnya sudah terdampak.
 
"Penumpang yang terdampak akan ditransfer oleh Latam ke penerbangan lain," katanya. Otoritas untuk saat ini belum menemukan bukti apapun yang mengancam keselamatan penumpang". (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,