Bentrokan Kelompok Preman di Sukabumi, 3 Orang Ditangkap

Bentrokan Kelompok Preman di Sukabumi, 3 Orang Ditangkap

Tawuran dua kelompok preman di Jalan Raya Sukabumi - Cianjur. (foto - ist)

Sukabumi - Tiga pembacok dalam kasus tawuran dua kelompok preman di Jalan Raya Sukabumi - Cianjur tepatnya di sekitar Pabrik GSI Sukalarang Kabupaten Sukabumi, ditangkap jajaran Polres Sukabumi. Ketiganya ditangkap setelah video aksi saling serang kedua kelompok itu beredar di media sosial.
 
"Ketiga pelaku atau tersangka yang kami tangkap, yakni HR alias M (24), GM (24) dan RD alias I (23)," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro di Sukabumi, Jumat (17/8/2018). Kejadian itu berawal dari aksi penyerangan dan pengadangan kelompok korban terhadap kelompok tersangka di Jalan Raya Sukabumi - Cianjur.
 
Karena hadangan, kelompok tersangka memanggil rekannya yang akhirnya tawuran pun pecah. Namun, akibat kalah jumlah kelompok korban pun mundur dan dua di antaranya sempat dibacok berulang kali dan dihantam kursi kayu.
 
Aksi tawuran yang terjadi pada Senin 13 Agustus tersebut ternyata direkam oleh salah seorang warga, yang kemudian diunggah melalui pesan pendek Whatsapp. Pesan itu kemudian disebarkan lagi ke media sosial, pada Selasa 14 Agustus.
 
Berkat tayangan video berdurasi satu menit 37 detik itu, polisi bisa mengenali para pelaku. Sejauh ini anggota Polres Sukabumi Kota dan Polsek Sukalarang masih memburu lima tersangka lainnya, yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
 
Selain menangkap tersangka, polisi menyita barang bukti, antara lain sebilah golok, kursi kayu dan balok. "Kami masih mengembangkan kasus itu. Motif dari aksi tersebut diduga kelompok tersangka tersinggung karena dihadang kelompok korban," katanya.
 
Susatyo mengatakan, pelaku dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman 12 tahun penjara, dan Pasal 351 ayat 3 KUHP, tentang Penganiayaan dengan ancaman tujuh tahun penjara. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,