Gadis 11 Tahun di Mojokerto Dibunuh kemudian Diperkosa

Gadis 11 Tahun di Mojokerto Dibunuh kemudian Diperkosa

Tersangka pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap bocah digiring jajaran Polres Mojokerto Kota. (foto - ist)

Mojokerto - Jajaran Polres Mojokerto Kota menangkap Rosat (48), tersangka pelaku pembunuhan disertai pemerkosaan terhadap bocah tetangganya berinisial EM (11). Rosat ditangkap polisi di Kramat Kecamatan Senin Jakarta, pada 15 Agustus lalu.
 
Tersangka juga sempat melarikan diri ke beberapa kota, sebelum akhirnya ditangkap dan dihadiahi timah panas. Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany mengatakan, setelah menemukan jenazah korban Elsa Marsiah (11) terapung di aliran Sungai Brantas, Lingkungan Cakarayam Kelurahan Mentikan Kecamatan  Prajuritkulon Kota Mojokerto, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. 
 
Berdasarkan hasil visum, diketahui korban yang masih duduk di bangku kelas 1 SD itu adalah korban pembunuhan. Tersangka pun mengarah kepada Rosat, tetangga korban yang tinggal di lingkungan Balongcangkring Kelurahan Mentikan.
 
Terlebih pasca kejadian, tersangka diketahui tak berada di rumah dan melarikan diri. "Sebelumnya, tersangka membuat isu jika korban tenggelam di sungai. Ini alibinya kepada masyarakat sekitar," kata Sigit, Jumat (17/8/2018).
 
Menurut Sigit, tersangka terlebih dahulu membunuh korban sebelum melakukan pemerkosaan, dan membuang jenazah korban di sungai. Tersangka juga sempat menghilangkan barang bukti. "Tersangka sempat menjemur kasur dan membakar sprei untuk menyembunyikan aksinya," tambahnya.
 
Dari pengakuan tersangka, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa saat diperkosa. Tersangka sempat menendang dan mencekik korban hingga tak bergerak. "Setelah diketahui tak bergerak, korban lalu disetubuhi. Persetubuhan dilakukan sekali oleh tersangka," ungkapnya.
 
Polisi menjerat tersangka dengan pasal berlapis, yakni Pasal 80 ayat 3 dan Pasal 81 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara dan denda Rp 3 miliar. "Pasal berlapis agar menimbulkan efek jera, jangan sampai ada lagi pembunuhan dan pemerkosaan anak di bawah umur lagi," tegasnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,