India Luncurkan Daftar 440 Ribu Nama Pelaku Pemerkosaan

India Luncurkan Daftar 440 Ribu Nama Pelaku Pemerkosaan

Aksi protes kaum perempuan India terhadap maraknya pemerkosaan. (foto - Associated Press)

New Delhi - India  meluncurkan  daftar  pelaku  pemerkosaan dan  tindak  pelecehan  seksual. Namun data yang berisikan sebanyak 440.000 nama tersebut hanya dapat diakses lembaga hukum bukan untuk publik.
 
Dilaporkan Arab News, Jumat (21/9/2018) berdasarkan keterangan Kementerian Dalam Negeri, data tersebut berisikan mereka yang sudah pernah dihukum atas kasus pemerkosaan, pemerkosaan massal, kejahatan dan pelecehan seksual pada anak.
 
Data tersebut berisikan foto, alamat dan sidik jari para penjahat kelamin tanpa ada informasi pribadi. "Basis Data Nasional Pelaku Pelanggaran Seksual (NDSO) akan membantu dalam pelacakan dan penyelidikan kasus pelanggaran seksual secara efektif," sebut Kementerian.

Menurut survei yang diterbitkan Thomson Reuteurs Foundation pada Juni, India disebut sebagai salah satu negara yang paling menyeramkan untuk perempuan di dunia. Hal tersebut terjadi akibat maraknya kasus pelecehan seksual.

Banyak negara seperti Amerika Serikat, Inggris dan Afrika Selatan melakukan pendataan terhadap orang-orang yang pernah dihukum atas pelanggaran seksual, seperti pedofilia dan pemerkosaan.

Salah satu kasus pemerkosaan yang terjadi awal pekan ini terjadi di sebuah sekolah di sebelah utara India. Polisi menangkap kepala sekolah dan beberapa staf lainnya, beserta empat orang murid yang terlibat dalam kasus tersebut.

Pemerkosaan dilakukan oleh empat orang siswa hingga korban hamil. Pihak sekolah mengetahui perihal tersebut, namun mereka bersikap seolah tidak tahu dan mengancam korban untuk tetap bungkam.

Kasus pelecehan yang terus terjadi mendorong pemerintah untuk segera mengesahkan hukuman mati bagi pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah 12 tahun. Pemerintah juga akan memperberat hukuman penjara, bagi mereka yang memperkosa gadis atau wanita lebih tua. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,