Prajurit TNI Harus Waspada di Papua

Prajurit TNI Harus Waspada di Papua

TNI Berjaga Di Pos Perbatasan Papua. (Foto: Net)

Jayapura - Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Fransen Siahaan mengakui, tingkat kerawanan di Papua saat ini cukup tinggi sehingga setiap prajurit diminta untuk tetap waspada.

Untuk mengantisipasi berbagai kerawanan maka prajurit hendaknya harus tetap waspada, lakukan patroli keamanan dan patroli pemeriksaan patok batas secara intensif serta melakukan pembinaan kepada masyarakat disekitar perbatasan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, tegas Pangdam Cenderawasih,saat memberikan pembekalan terhadap anggota satuan tugas (satga) Yon 133 Yudha Sakti di Jayapura.

Dikatakan,dalam menjalankan tugasnya setiap prajurit satgas Yonif 133/Yudha Sakti harus disiplin dan berpedoman kepada protap yang berlaku sehingga tidak ada keraguan dalam bertindak karena kita menghadapi rakyat yang harus dilindungi.

"Beberapa wilayah Papua sering menjadi basis operasi kelompok sipil bersenjata dengan melakukan penyerangan terhadap pos-pos TNI/Polri,"kata Mayjen TNI Siahaan seraya menjelaskan masyarakat kedua negara yakni RI-Papua Nugini (PNG) yang berbatasan langsung sering kali saling berkunjung dengan menggunakan pas lintas batas tradisional.

Pangdam mengatakan, masyarakat dikedua negara khususnya yang bermukim diperbatasan memiliki hubungan kekerabatan secara adat, namun tidak menutup kemungkinan situasi seperti itu dimanfaatkan kelompok clandestine untuk melancarkan aksi provokasi dan pengaruh negatif terhadap masyarakat setempat.

Untuk itu hendaknya senantiasa dilakukan pembinaan kepada masyarakat disekitar perbatasan guna meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara.

Pangdam Cenderawasih juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara TNI, POLRI dan rakyat dalam menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua.

"Jangan merusak citra TNI dan menyakiti hati rakyat," tegas Pangdam Mayjen TNI Siahaan seraya menegaskan akan menindak tegas prajurit yang melakukan pelanggaran sebaliknya akan jika ada prajurit yang melakukan tindakan positif dengan membantu melindungi dan membela rakyat dari tindakan kriminal maka akan diberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa (kplb).

Yon 133 Padang akan bertugas selama sembilan bulan diperbatasan RI-PNG. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,