Bank Kawanua Ekspansi ke Sentra Produksi

Bank Kawanua Ekspansi ke Sentra Produksi

Bank Kawanua Ekspansi ke Sentra Produksi

Manado - Komisaris Utama (Komut) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Mitra Dana Kawanua (Bank Kawanua) Joppy Lamonge mengatakan pihaknya bakal melakukan ekspansi ke daerah-daerah sentra produksi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Rencananya kami akan melakukan ekspansi pada tahun depan, karena Bank Kawanua baru dibuka di bulan ini," kata Joppy, di Manado, Selasa (25/11/2014).

Joppy mengatakan memang anjuran Otorutas Jasa Keuangan (OJK) agar BPR menjemput bola, dengan melakukan pembukaan layanan hingga ke daerah sentra produksi.

"Kalau di Sulut, kami akan berupaya dekat dengan petani baik pertanian, perkebunan maupun perikanan," jelasnya.

Oleh karena itu, ke depan, Bank Kawanua akan berusaha memberikan yang terbaik dengan lebih dekat lagi kepada masyarakat sebagai calon nasabah.

Kepala Kantor OJK Sulut, Gorontalo dan Malut Purnama Jaya mengatakan hakikatnya BPR memang memiliki bisnis yang terkonsentrasi di daerah terpencil, dan segmen yang belum terjamah bank umum.

Ekspansi tersebut harus didorong segera mungkin, agar persaingan bisnis bank umum dan BPR bisa lebih sehat.

Selama ini penyebab tutupnya sejumlah BPR akibat terjadinya bisnis yang tidak sehat. Untuk itu dengan beleid sementara ini, BPR lebih mampu memantapkan perannya terutama melakukan ekspansi bisnis yang lebih sehat dan terarah.

Purnama juga mengajukan opsi bagi BPR yang baru akan berdiri maupun yang sudah berjalan untuk mencoba melakukan pemetaan bisnis melalui konsolidasi merger usaha. Sebab hal tersebut juga dapat mendorong penguatan bagi bisnis BPR yang masih kurang memiliki fondasi pendanaan dan kelembagaan yang kuat. "Kami berharap ini bisa membawa manfaat bagi bisnis BPR yang selama ini banyak dinilai bermasalah," katanya.

OJK memperluas peluang BPR untuk lebih berkembang dalam menangani nasabah mikro. "BPR memang selalu terkendala modal saat ingin memperluas usaha. Sehingga kebijakan ini mungkin akan lebih fleksibel," katanya.

Ia berharap aturan ini segera diselesaikan, agar BPR dapat segera mengatur rancangan bisnisnya ke depan. (AY)

.

Categories:Perbankan,
Tags:perbankan,