Pria Beristri Enam di Medan Jadikan Keponakan Budak Seks

Pria Beristri Enam di Medan Jadikan Keponakan Budak Seks

Terdakwa Tengku Bahtiar alias Ayah Afi (63) menjalani persidangan di PN Medan. (foto - ist)

Medan - Pria beristri enam, Tengku Bahtiar alias Ayah Afi (63) menjadikan keponakannya yang masih anak-anak sebagai budak seks. Akibat perbuatannya, Bahtiar diadili di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (6/11/2018).
 
Warga Jalan Setiabudi Medan itu dituntut dengan hukuman 10 tahun penjara. Tuntutan terhadap Bahtiar dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) S Silaban. Menurut JPU, Bahtiar telah melakukan perbuatan yang diatur dalam Pasal 81 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
 
Ia dinilai telah sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.
 
"Meminta kepada Majelis Hakim yang mengadili perkara ini agar menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 10 tahun dan denda Rp 100 juta. Apabila denda tidak dibayar diganti dengan 3 bulan kurungan," kata Silaban di hadapan majelis hakim yang diketuai Sri Wahyuni Batubara.
 
Seusai pembacaan tuntutan, majelis hakim menunda persidangan. Sidang selanjutnya dijadwalkan akan berlangsung pekan depan, dengan agenda pembacaan pembelaan (pleidoi) terdakwa.
 
Perbuatan Bahtiar menjadi perkara setelan korban, sebut saja Mawar (15) bercerita tentang apa yang dialami kepada kakaknya. Ia mengaku telah dinodai Bahtiar yang merupakan suami dari adik ayahnya. Saat melakukan perbuatan keji itu, sang paman mengancam korban dengan senjata airsoft gun.
 
Bahtiar ternyata menjadikan Mawar pemuas nafsunya sejak korban tamat SD dan tinggal di rumah pelaku. Perbuatan itu baru terbongkar saat korban duduk di kelas 2 SMP. Setelah mendapat cerita dari korban, keluarga melapor ke Polda Sumut. Bahtiar pun akhirnya ditangkap dan diadili. (Jr.)**
.

Tags:,