Puluhan Kendaraan Terjaring Operasi Cabut Pentil Bandung

Puluhan Kendaraan Terjaring Operasi Cabut Pentil Bandung

Operasi cabut pentil kendaraan di wilayah Bandung diberlakukan mulai hari Jumat 16 November 2018. (foto - Humas)

Bandung - Sedikitnya  32  unit  kendaraan  roda  dua  serta  28  kendaraan  roda  empat  yang  parkir  liar di sejumlah titik terjaring Operasi Tim Gabungan Cabut Pentul dari Dinas Perhubungan Kota Bandung,  Jumat (18/11/2018).
 
Tim Gabungan menyisir antara lain Jalan Asia Afrika - Sudirman - Gardujati - Pasirkaliki - Dr. Djundjunan - Surapari - Cihampelas - Wastukancana - Purnawarman - Merdeka - Lembong - Naripan.
 
Dalam melancarkan operasinya, pengguna kendaraan bermotor yang parkir di bawah rambu jalan yaitu 31 unit kendaraan. Pelanggaran parkir di trotoar 24 unit, parkir di zebra cross 1 unit serta pelanggaran parkir di bahu jalan sebanyak 4 unit kendaraan.
 
Tim Gabungan melakukan pencabutan pentil untuk 38 unit kendaraan dan 21 unit kendaraan bermotor yang terkena imbauan, dan satu buah penindakan berbentuk buku uji. Operasi yang dilakukan sejak pukul 13.50 hingga pukul 16.15 WIB itu mendapati di Jalan Dr. Djunjunan memiliki pelanggaran parkir liar paling banyak dibandingkan dengan titik lainnya.
 
Sebelumnya, tindakan cabut pentil dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para pengendara, karena berdasarkan kajian sumber kemacetan di Bandung disebabkan oleh parkir liar. Selain itu, operasi itu juga sebagai sarana edukasi kepada masyarakat untuk berperilaku tertib.
 
"Dari berbagai kajian kemacetan di Bandung, penyebab utamanya karena parkir liar. Harapan kami mudah-mudahan dengan operasi cabut pentil ini menguatkan perhatian kami dalam hal menghadirkan Bandung bebas macet," kata Walikota Bandung, Oded M Danial.
 
Seperti diketahui, mulai hari Jumat 16 November setiap pengendara yang parkir liar di ruas jalan di wilayah Bandung, pentil kendaraannya akan dicabut oleh petugas terkait.
 
 
"Saya harap program cabut pentil tersebut dapat dipahami, bahwa program ini yang terpenting adalah edukasi masyarakat. Dengan demikian, kemacetan di Bandung bisa teratasi. Kita ingin semua ruas jalan di Bandung bebas parkir liar," kata Oded.
 
Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan pihak terkait guna menyisir lokasi yang sering digunakan parkir liar. Bukan tak mungkin, para pengendara parkir liar ini selain dicabut pentil kendaraannya, polisi juga bakal memberikan tilang.
 
 
"Kami berkoordinasi titik mana yang menjadi kegiatan operasi cabut pentil tersebut. Kalau di situ ada larangan parkir, tentu bisa dikenakan tilang. Kalau dikaitkan tipiring kita lihat perda di Bandung untuk acuan," katanya.
 
Irman berharap, masyarakat bisa membantu untuk meminimalisir kemacetan dengan tidak parkir di sembarang tempat. "Kita juga harap masyarakat untuk ikut mendukung agar tidak parkir sembarangan, sehingga tidak ada tindakan dari petugas terkait," tegasnya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,