Kasus suap Gubernur Gatot, 35 anggota DPRD Sumut ditahan

Kasus suap Gubernur Gatot, 35 anggota DPRD Sumut ditahan

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (foto - ist)

Jakarta - Sejak  akhir Maret 2018,  KPK telah menetapkan status tersangka baru terhadap 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014. Dari jumlah itu, 35 orang di antaranya sudah ditahan.
 
Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (27/11/2018) dari 35 orang itu, sebanyak 12 di antaranya sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), di mana lima di antaranya sudah mulai disidangkan.
 
"Sebanyak 35 orang sudah ditahan, dengan 12 kasus yang sudah kita limpahkan ke JPU. Saat ini 5 orang di antaranya sedang beproses di pengadilan. Selebihnya masih dalam proses,” katanya.
 
Febri mengaku, dari 38 tersangka yang sudah ditetapkan. Ada satu orang tersangka yang hingga saat ini tidak kooperatif, yakni Ferry Suando Tanuray Kaban. Saat ini, Ferry Kaban masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
 
Ke-38 terangka anggota DPRD Sumut itu, mereka yang menerima uang suap dari mantan gubernur Sumut Gatot Pudjo Nugroho. Gatot mengeluarkan uang puluhan miliar untuk lima pengesahan dan satu pembatalan oleh DPRD Sumut.
 
Yakni pengesahan Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah (LPJP) APBD Sumut TA 2012 sebesar Rp 1,55 miliar untuk semua anggota DPRD. Lalu Pengesahan terhadap APBD-P Sumut TA 2013 sebesar Rp 2,55 miliar, dan Pengesahan APBD Provinsi Sumut TA 2014 sebesar Rp 50 miliar.
 
Selain itu, pengesahan LPJP APBD Sumut TA 2014 sebesar Rp 300 juta. Pengesahan terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban gubernur TA 2014 sebesar Rp 500 juta, serta pembatalan pengajuan hak interpelasi 2015 sebesar Rp 1 miliar.
 
Penanganan 38 orang tersangka baru itu merupakan gelombang ketiga yang dilakukan KPK dalam kasus itu. Sebelumnya, ada dua gelombang penanganan dengan jumlah tersangka 12 orang, yang semuanya dari kalangan DPRD Sumut. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,