Ayah dan Dua Anaknya Tewas Tenggelam di Telaga Jurug Gue

Ayah dan Dua Anaknya Tewas Tenggelam di Telaga Jurug Gue

Petugas evakuasi ayah dan dua anaknya yang tewas tenggelam di Telaga Jurug Gue Desa Mlinjon Kecamatan Dongko Trenggalek. (foto - ist)

Trenggalek - Kejadian tragis menimpa keluarga Joko Susanto, warga Desa Sumberingin Kecamatan/Kabupaten Trenggalek Jawa Timur, Selasa (1/1/2019).
 
Joko Susanto bersama dua anaknya masing-masing Arinda (11) dan Faiz (10) tewas tenggelam, akibat terpeleset saat bermain air di Telaga Jurug Gue Desa Mlinjon Kecamatan Dongko Trenggalek.
 
Ketiganya dilaporkan tewas setelah beberapa lama dilakukan upaya pertolongan dengan cara penyelaman. Selain itu, istri Joko yang tengah menggendong dua anak kembar siam, yakni Kalista dan Kalia (2) kondisinya kritis setelah ikut tenggelam. Beruntung, ketiga korban masih bisa diselamatkan pengunjung lainnya.
 
Kondisi istri dan dua anak kembar itu kini dirawat intensif di RSUD dr. Soedomo Trenggalek. "Korban meninggal maupun yang kritis sudah dievakuasi ke rumah sakit. Untuk korban meninggal kami lakukan visum luar," kata Kapolsek Suruh AKP Yasir.
 
Menurut Yasir, peristiwa nahas itu terjadi saat Joko bersama keluarganya yang berjumlah enam orang naik sepeda motor Honda Astrea Grand dengan nomor polisi AG 3325 YH dari rumahnya untuk mengisi liburan tahun baru.
 
Tiba di lokasi wisata rintisan Jurug Gue sekitar pukul 08.00 WIB, mereka sempat bermain air cukup lama hingga siang hari sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika Joko mau naik dari air kakinya menginjak batu di tepi telaga lalu terpeleset hingga jatuh tenggelam.
 
Celakanya, Joko tak bisa berenang. Ia berusaha menggapai ke permukaan dan tangannya terlihat meronta. Sementara dua anak Joko, Arinda dan Faiz yang melihat bapaknya menggelepar di tepi telaga spontan berusaha meraih tangannya.
 
Namun kedua bocah itu pun justru ikut tertarik ke telaga dan tenggelam. "Ibunya yang panik, dalam kondisi menggendong dua balita kembar lalu ikut berusaha menolong suami dan dua anaknya, yang tenggelam dengan masuk ke dalam telaga. Saat menyelam sang ibu berteriak minta tolong, dan kami pun bergegas ke lokasi untuk menolongnya," katanya.
 
Warga hanya bisa menyelamatkan sang ibu dan kedua balita kembar yang masih dalam gendongan. Sedangkan beberapa menit berselang, ayah dan dua anaknya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal.
 
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara maupun hasil visum, kematian ketiga korban maupun korban selamat murni kecelakaan dan tidak ada unsur kesengajaan. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,