20 Korban Masih Tertimbun, Longsor Susulan Mengancam

20 Korban Masih Tertimbun, Longsor Susulan Mengancam

Longsor di di Kampung Cimapag Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. (foto - ist)

Sukabumi - Tim  SAR  menemukan lima  korban  meninggal  dunia yang tertimbun tanah longsor di Kampung Cimapag Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/1/2019).
 
Dantim SAR Satbrimob Polda Jabar Iptu Apep Yusup Maolana mengatakan, korban atas nama Mulyani ditemukan pukul 14.05 WIB. Sedangkan empat korban lainnya ditemukan pukul 16.05 WIB oleh Tim SAR yang bertugas menangani bencana tersebut.
 
Hingga Kamis (3/1/2019) sore jumlah keseluruhan korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan sudah mencapai 18 orang dan berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Biddokkes Polda Jabar. Sehingga jumlah korban yang belum ditemukan sekitar 20 orang, dan masih terus dilakukan upaya pencarian di lokasi.
 
Sementara itu, aparat Pemkab Sukabumi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun masih terus melakukan pencarian korban terdampak bencana longsor. "Hingga hari keempat, kita masih fokus cari korban tertimbun 20 orang lagi," kata Kabag Humas Pemkab Sukabumi Agus Taufik.
 
Menurut Agus, pihaknya terus berupaya melakukan pencarian dengan menerjunkan alat berat. Sekitar  100 jiwa yang tinggal di Kampung itu, sebanyak 64 orang di antaranya selamat, 3 orang masih dirawat di RS dan 20 lainnya masih dilakukan pencarian.
 
"Upaya pencarian dengan menggunakan alat berat karena kondisi medan cukup sulit dan kendaraan hanya bisa lewat satu. namun, untuk kendaraan berat kita sudah mengupayakan menjadi tiga unit," tambahnya.
 
Diakui, selama proses pencarian petugas dari BPBD setempat terkendala faktor cuaca. Ditambah lagi kondisi tanah di sekitar lokasi masih rawan longsor. "Alhamdulillah sejauh ini cukup efektif meski dalam bayang-bayang terjadi longsor susulan, karena semalam juga hujan cukup deras," tambahnya. (Jr.)**

Lima korban tewas yang ditemukan, yakni:

1. Mulyani, perempuan, 52 tahun, warga Cimapag.

2. Mad Tuha, laki-laki, 62 tahun, warga Cimapag.

3. Andra Maulana, laki-laki, 8 tahun, warga Cimapag.

4. Sukmiah, perempuan, 45 tahun, warga Cimapag.

5. Aqsha, laki-laki, 45 tahun, warga Cimapag.

 

.

Categories:Nasional,
Tags:,