Badai Pasir Menerjang Mesir Sejumlah Pelabuhan pun Tutup

Badai Pasir Menerjang Mesir Sejumlah Pelabuhan pun Tutup

Badai pasir menerjang Kairo, Mesir. (foto - Associated Press)

Kairo - Kairo  dan  sejumlah  kota  pelabuhan di  Mesir  diterjang badai pasir. Terjangan debu tebal itu membuat beberapa pelabuhan harus ditutup. Para pejalan kaki pun terpaksa merunduk dan berlindung di gedung ketika awan gelap turun.
 
Dilansir Reuters, Kamis (17/1/2019) masyarakat menggunakan masker untuk melindungi diri dari pasir yang tertiup angin. Bahkan, banyak pengemudi mobil mengeluhkan berkurangnya jarak pandang ketika melaju di jalan raya dan keluar kota.
 
"Warna udaranya berubah, ada semacam kabut. Tidak ada yang bisa melihat sehingga saya berharap Tuhan akan mengatasi kita, karena kita mengendarai sepeda motor," kata seorang pengemudi sepeda motor, Mahmoud.
 
Menurut sumber di Bandara Kairo, badai itu telah menyebabkan beberapa penerbangan mengalami penundaan. Otoritas Pelabuhan Laut Merah menutup pelabuhan Suez dan Zeitiyat pada pukul 14.00 waktu setempat, karena cuaca buruk, angin dan gelombang tinggi.
 
Juru bicara Otoritas Pelabuhan Alexandria, Reda El Ghandour mengatakan lalu lintas maritim tetap ditangguhkan selama empat hari berturut-turut di pelabuhan Alexandria dan Dekheila.
 
Sementara itu, Kementerian kesehatan pun telah menyarankan orang yang menderita masalah pernapasan tidak meninggalkan rumah mereka di tengah badai. (Jr.)**
 
Inline image


Kondisi Ibukota Mesir Kairo ketika diterjang badai pasir.  (foto - Associated Press)
.

Categories:Internasional,
Tags:,