Janda Anak Satu Dibunuh Lalu Diperkosa Sebelum Dibakar

Janda Anak Satu Dibunuh Lalu Diperkosa Sebelum Dibakar

Inah Antimurti (20). (foto - Facebook)

Palembang - Seorang  janda  bernama  Inah  Antimurti  (20)  meninggal  dunia  dalam kondisi mengenaskan. Tak hanya mendapat perilaku kekerasan, janda beranak satu itu juga mengalami pemerkosaan sebelum akhirnya dibakar dalam sebuah karung.
 
Inah ditemukan hangus terbakar di tengah sawah di kawasan Dusun IV SP 2 Desa Sungai Rambutan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu 20 Januari 2019 lalu.
 
Sejauh ini, belum diketahui pasti motif dari pembunuhan sadis tersebut. Polisi rencananya akan merilis motif dan para pelakunya di RS Bhayangkara Palembang.  "Motif dan pelaku nanti dirilis sama Pak Kapolda," kata Kasubdit Jatanras Polda Sumsel AKBP Yudhi Suhariadi, Rabu (23/1/2019).
 
Sebelumnya, paman korban, Burhan (40) menyebut Inah Antimurti sudah memiliki anak satu berusia sekitar 2,3 tahun. Inah dikabarkan hilang dan tak bisa dihubungi sejak Sabtu 19 Januari malam. "Usianya masih muda. Ada anak satu dan status sudah cerai dengan suaminya," katanya.
 
Kejadian tersebut bermula ketika korban Inah, yang merupakan warga Desa Pedataran Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim mendatangi rumah kontrakan tersangka Asri. Ia pergi ke rumah Asri di Dusun I Desa Talang Taling Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, setelah ditelepon tersangka Sabtu 19 Januari 2019 sekitar pukul 21.00 WIB.
 
Kedatangan Inah disambut Asri serta empat tersangka lainnya, yakni Abdul Malik alias Tete (22), Feri (30), FB (16) dan DP alias Yoga (16). Para tersangka yang tengah berpesta sabu di rumah itu pun langsung meminta Inah untuk bergabung.
 
Di tengah pesta sabu, Asri justru menagih utang kepada korban Inah sebesar Rp1,5 juta. Namun, korban meminta tenggat waktu lebih lama. Karena tidak bisa membayar, Asri membujuk korban untuk melunasi utangnya dengan berhubungan badan.
 
Inah pun menolak namun dipaksa Asri dan dibawa ke ranjang kasur. Ketika hendak diperkosa, korban terus meronta. Asri pun kemudian meminta bantuan rekan-rekannya.
 
Korban terus berupaya melepaskan diri dari kepungan lima tersangka. Asri kemudian mengambil batang kayu besar dan memukulkannya ke arah kepala korban, dan menjeratnya dengan menggunakan kawat.
 
Karena di bawah pengaruh narkotika, para tersangka tidak sadar bahwa korban sudah tewas. Dalam keadaan tewas, korban diperkosa tersangka Asri dan tersangka Tete. Sementara tersangka lainnya hanya menyaksikan aksi pemerkosaan tersebut.
 
Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, Asri menyuruh Yoga untuk membeli minyak tanah. Sementara tersangka lainnya diinstruksikan untuk memasukkan jenazah korban ke dalam karung. (Jr.)**
.

Tags:,