Polisi Periksa 7 Saksi Kasus Ayah Bunuh Istri & Anak 40 Hari

Polisi Periksa 7 Saksi Kasus Ayah Bunuh Istri & Anak 40 Hari

Korban pembunuhan ibu dan anak yang dianiaya suami dievakuasi ke RSUD dr. Drajat Prawiranegara Serang. (foto - ist)

Cilegon - Pihak  kepolisian  telah  memeriksa  tujuh  orang  saksi,  terkait  kasus  pembunuhan  yang  dilakukan  seorang  ayah terhadap istri dan anaknya yang masih berusia 40 hari. Polisi pun meminta keterangan saksi ahli untuk menguatkan bukti.
 
Saksi tersebut berasal dari keluarga korban. Sedangkan saksi ahli berasal dari dokter forensik RSUD dr. Drajat Prawiranegara Serang. Utamanya untuk memastikan penyebab kematian korban, Anis Purwani (30) dan anak kandung pelaku.
 
"Sejumlah saksi sudah diperiksa, kita juga sedang berusaha meminta keterangan ahli dari dokter di RSUD Serang untuk memastikan, luka di kepala korban dapat menimbulkan kematian," kata Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso kepada wartawan, Selasa (5/3/2019).
 
Menurut Rizki, berdasarkan keterangan dari pelaku, korban sempat melakukan perlawanan sesaat setelah mendapat pukulan. Emosi pelaku pun naik hingga menyebabkan kematian. "Dari keterangan pelaku, korban dipukul lalu ngebalas," katanya.
 
Polisi memastikan, pembunuhan tersebut bermotif pelaku kesal lantaran ditolak untuk berhubungan intim. Dari sana, pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dan anak kandungnya sendiri.
 
Sementara itu, nyawa bayi pun ikut melayang karena terinjak-injak saat pelaku menghabisi nyawa korban. "Pelaku pada saat dia mengajak berhubungan intim timbul penolakan kemudian ia emosi, memukul dan korban membalas," tambahnya. (Jr.)**
.

Tags:,