1.898 Jiwa Korban Banjir Kab. Bandung Masih di Pengungsian

1.898 Jiwa Korban Banjir Kab. Bandung Masih di Pengungsian

Ribuan korban banjir di Kabupaten Bandung masih tertahan di pengungsian. (foto - ist)

Bandung - Hasil assessment Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung di lokasi banjir menyebutkan 1.898 jiwa korban banjir di Kabupaten Bandung masih bertahan di pengungsian, hingga Sabtu (21/4/2019) sore.
 
Rinciannya, korban mengungsi terdiri atas 593 kepala keluarga (KK), 1.898 jiwa, 127 lansia, 97 balita, 6 ibu hamil, 20 ibu menyusui serta 5 orang penyandang disabilitas, yang tersebar di Kecamatan Baleendah, Bojongsoang dan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung.
 
Mereka bertahan di lokasi pengungsian yang tersebar di sejumlah masjid, aula, gedung sekolah, GOR dan posko karena rumahnya masih tergenang banjir.
 
Dari sekian banyak pengungsi korban banjir tersebut, secara keseluruhan warga yang terdampak banjir di tiga kecamatan itu mencapai 14.029 kepala keluarga yang mencakup sekitar 37.731 jiwa.
 
Dengan rincian, warga yang terdampak asal Kecamatan Baleendah sebanyak 8.654 KK, 21.606 jiwa. Kecamatan Dayeuhkolot  3.005 KK, 9.015 jiwa dan Kecamatan Bojongsoang 2.370 KK mencakup 7.110 jiwa.
 
Disebutkan, tidak ada korban jiwa akibat banjir yang terjadi sejak 26 Maret 2019 lalu tersebut. Banjir di tiga kecamatan Kabupaten Bandung itu disebabkan curah hujan dengan intensitas tinggi terjadi merata hampir di seluruh Bandung Raya.
 
Banjir lebih diakibatkan oleh suplai air yang lebih dominan dari Sungai Cikapundung dan Sungai Citarum. Meski begitu, beberapa kampung dan RW yang terdampak banjir sudah mulai surut.
 
Ketinggian air pun mulai berkurang. Dari sebelumnya tertinggi 130 sentimeter sekarang menyusut hingga 100 sentimeter. Sejumlah titik banjir di akses jalan utama tiga kecamatan itu pun hari ini sudah surut. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,