Mahasiswi Unila Tewas Terjatuh dari Lantai Dua Gedung FKIP

Mahasiswi Unila Tewas Terjatuh dari Lantai Dua Gedung FKIP

Lingizzatil Lhatifatul Ngafifah. (foto - Facebook)

Lampung - Mahasiswi Universitas Lampung (Unila) meninggal setelah terjatuh dari lantai 2 Gedung J Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP), pada Sabtu sekitar pukul 08.00 WIB. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan.
 
Diketahui, korban bernama Lingizzatil Lhatifatul Ngafifah itu mahasiswi Jurusan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) semester akhir. Jenazah korban langsung dibawa pihak fakultas ke rumah duka di Kabupaten Lampung Barat.
 
Tim Inafis Polresta Bandarlampung bersama Polsek Kedaton yang mendapat informasi tentang kematian mahasiswi itu, langsung turun ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi ingin memastikan penyebab korban terjatuh dari lantai dua gedung FKIP itu.
 
Berdasarkan hasil olah TKP, korban diduga jatuh dari lubang yang berada di lantai dua gedung itu. Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, korban diketahui hendak mengikuti acara seminar mahasiswa yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan.
 
Dekan FKIP Unila Patuan Raja menyatakan, ia baru mengetahui kejadian itu dari salah satu rekan dosen. "Saya sendiri belum tahu pasti kejadiannya. Yang saya tahu, pagi tadi ada seminar mahasiswa yang diikuti sekitar 40-an mahasiswa. Seminar digelar lembaga kemahasiswaan, jadi ekstrakurikuler," kata Patuan Raja.
 
Mengenai penyebab korban jatuh, Patuan Raja juga masih meminta keterangan dari para dosen dan polisi. Namun, ia membenarkan di lantai 2 gedung tempat korban jatuh, ada lubang. "Memang desain gedungnya begitu. Selama ini digunakan untuk menaikkan dan menurunkan barang waktu membangun gedung itu," katanya.
 
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Polisi meminta keterangan dari beberapa saksi, terkait penyebab terjatuhnya korban dari lantai dua gedung tersebut. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,