Volume Kendaraan di Jalur Sumedang Alami Peningkatan

Volume Kendaraan di Jalur Sumedang Alami Peningkatan

Kepadatan kendaraan di jalur Tanjungsari menuju Sumedang. (foto - @alvinsyawal)

Sumedang - Volume kendaraan dari Sumedang arah Bandung maupun arah sebaliknya mengalami lonjakan. Hal tersebut terjadi mengingat puncak arus balik lebaran diperkirakan terjadi sepanjang Sabtu Minggu.
 
Berdasarkan pemaparan Kasatlantas Polres Sumedang AKP Iim Abdurohim, Sabtu (8/6/2019) menjelaskan, arus lalu lintas di wilayah Sumedang yang merupakan limpahan Wado sampai Situraja yang masuk ke Sumedang situasinya masih cukup lancar.
 
Selepas Cadas Pangeran selanjutnya akan tiba di Simpang Tiga Pamulihan. Di lokasi itu mulai dilaksanakan rekayasa jalan, sehingga dari arah Parakan Muncang tidak bisa langsung belok kanan untuk mengarah Sumedang.
 
Kendaraan yang melewati kawasan itu diputarkan sekitar 100 meter ke arah SPBU, sehingga akan terjadi perlambatan kecepatan kendaraan. Untuk kawasan Tanjungsari arus kendaraan dari kedua arah cukup meriah. Namun sejumlah personel masih melakukan pengaturan, karena volume kendaraan cukup banyak. Dengan demikian terjadi perlambatan laju kendaraan.
 
Disebutkan, dari kawasan Jatinangor yang mengarah ke Sumedang pun terjadi sendatan. Hal itu terjdi karena volume kendaraan cukup membeludak, sehingga secara tidak langsung akan terjadi perlambatan laju kendaraan.
 
Sementara itu, untuk pelimpahan arus dari Wado, sejak dua hari ini pihakkepolisian menerima limpahan arus dari Tasikmalaya maupun dari Garut. Hal tersebut menjadikan lajur itu menjadi cukup ramai, meski arus kendaraan tetap lancar.
 
Di lokasi ini arus lalu lintas cukup  normal karena tidak lagi dilakukan rekayasa lalin. Dari Malangbong perbatasan Wado masuk ke Sumedang itu satu jalur, sehingga arus lalu lintas lancar meski terjadi sedikit perlambatan karena volume kendaraan meningkat. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,