Densus 88 Bekuk Bapak & Anak Terduga Teroris di Magetan

Densus 88 Bekuk Bapak & Anak Terduga Teroris di Magetan

Rumah terduga teroris yang ditangkap tim Densus di Candirejo Kabupaten Magetan Jatim. (foto - ist)

Magetan - Tim  Detasemen  Khusus  (Densus)  88  Antiteror  menangkap  dua  orang  terduga  teroris di  Magetan  Jatim. Keduanya merupakan bapak dan anak yang beralamat di Candirejo Kabupaten Magetan Jatim.
 
Menurut Harianto, SA diamankan saat berada di sebuah pabrik kulit di wilayah Magetan kota ketika sedang mengirim hasil olahan usahanya. Sedangkan anaknya HA, dirinya tidak mengetahui secara pasti soal penangkapan anak SA.
 
"Untuk SA infonya tadi diamankan saat sedang mengantar hasil olahan kerajinan kulit di pabrik di Magetan. Sedangkan dengan anaknya memang saya jarang bertemu," aku Harianto.
 
Ia mengungkapkan, tim Densus melakukan penggeledahan setelah melakukan penangkapan. Penggeledahan di rumah SA sedikitnya ada lima orang personel dari tim Densus. Sementara di luar rumah mendapat pengamanan ketat dari jajaran Polres Magetan.
 
"Sekitar lima orang densus, sedangkan lainnya dari Polres Magetan untuk melakukan pengamanan," tegas Harianto. Adanya penangkapan terduga teroris dibenarkan Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifai.
 
Menurut Rifai, jajaran Polres Magetan hanya melakukan sebatas pengamanan ketika tim Densus 88 melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris SA. "Benar tadi ada penangkapan baru terduga teroris," katanya.
 
Diketahui, rumah terduga teroris yang berada di kawasan perkampungan arah menuju objek Telaga Sarangan tersebut, tampak tertutup rapat. Hanya sebuah mobil dan dua sepeda motor tampak terparkir di depan rumahnya.
 
Harianto menambahkan, selama ini terduga teroris tersebut dikenal ramah kepada tetangga sekitar. Namun HA anak dari SA jarang terlihat, dan hanya istrinya yang baru dinikahi tahun 2018 lalu tinggal bersama SA.
 
Disebutkan, SA sebenarnya asal Plaosan dan yang asli kelahiran Desa Candirejo adalah istrinya yang berinisial IP (50). Selama berumah tangga SA dan IP memiliki tiga anak lelaki dan satu anak perempuan.
 
Pasca-penangkapan, tim Densus 88 langsung membawa kedua terduga teroris tersebut ke markas Brimob Jalan Setio Budi Kota Madiun untuk diperiksa lebih lanjut. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,