Polisi Ciamis Tembak 6 Pelaku Bobol ATM di Rumah Makan

Polisi Ciamis Tembak 6 Pelaku Bobol ATM di Rumah Makan

Jajaran Satreskrim Polres Ciamis tangkap 6 pelaku pembobol mesin ATM. (foto - ist)

Ciamis - Enam  orang  anggota  kelompok  pembobol  mesin  ATM  asal  Lampung  ditangkap  jajaran  Satreskrim  Polres Ciamis Jabar. Polisi terpaksa menembak keenam kaki pelaku karena mereka coba melawan saat ditangkap, pada Rabu 17 Juli di sebuah rumah makan di Baregbeg Ciamis.
 
Keenam pelaku tersebut yakni ALD (34), SAM (37), RUD (38), APR (38), HAT (32) dan ATO (33). Seluruhnya tercatat sebagai warga Lampung. Kelompok tersebut beraksi selama 3 bulan dengan membobol 7 mesin ATM di beberapa tempat di wilayah Ciamis.
 
Terungkapnya kasus itu setelah salah satu bank melapor mengalami kerugian sebesar Rp 38,5 juta mesin ATM-nya akibat dibobol. Satreskrim langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa CCTV yang terpasang di ATM.
 
Setelah mengenali pelaku, polisi langsung melakukan pengejaran dan penangkapan. "Pencurian beraksi di 7 ATM di sepanjang jalan yang dilalui di Ciamis. Tugas mereka dibagi-bagi, 2 orang melakukan eksekusi di dalam, sedangkan yang lain berjaga di luar," kata Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso di Mapolres Ciamis, Kamis (18/7/2019).
 
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, berupa 2 ATM bank yang digunakan untuk memancing membuka uang keluar ATM, obeng untuk mengganjal tempat uang keluar, kawat pengait ukuran besar agar uang keluar sendiri, uang tunai Rp 4,2 juta dan mobil yang digunakan pelaku.
 
Ketika beraksi, uang yang diambil dari ATM bervariatif mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 4 juta. Dalam satu minggu, pelaku berhasil mengantongi uang sekitar Rp 30 juta dari beberapa ATM. Setelah beroperasi mereka pun kembali ke Lampung.
 
Disebutkan, uang hasil pembobolan ATM digunakan untuk berfoya-foya. Mereka beraksi kembali ke ATM yang sempat dibobol sebelumnya, setelah diperbaiki oleh pihak bank. "Mereka mendatangi ATM yang sama 2 sampai 3 kali dalam waktu berbeda. Beraksi siang dan malam hari saat kondisi sekitar ATM sepi," tegas Bismo.
 
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto menambahkan, saat melakukan pengejaran mendapat informasi ada pelaku di sebuah rumah makan. Lalu dilakukan penangkapan dengan mengepung rumah makan tersebut.
 
"Saat penangkapan di sekitar meja makan ada garpu dan sajam, sehingga mereka mencoba melawan dan berusaha untuk melarikan diri. Petugas langsung melakukan tindakan," katanya.
 
Hendra menyatakan, pihaknya masih mengejar 3 DPO lainnya. Salah satunya orang yang mengajarkan cara membobol mesin ATM. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,