Bank Mandiri Eror, Nasabah Resah Saldo Tabungan Berubah

Bank Mandiri Eror, Nasabah Resah Saldo Tabungan Berubah

Para nasabah serbu ATM Bank Mandiri. (foto - ilustrasi)

Bandung  -  Sejak  Sabtu  (20/7/2019)  pagi  nasabah  Bank  Mandiri  mengeluhkan  saldo  di  rekening  mereka mendadak berubah. Beberapa mendapati saldo di rekening mereka ada yang bertambah, dan ada pula yang berkurang hingga nol.
 
Terkait dengan hal itu, pencarian kata kunci "Bank Mandiri" dan "Bank Mandiri error" cukup banyak dikeluhkan warganet. Sejumlah warganet mengalamatkan keluhan mereka ke akun Twitter @bankmandiri, sekaligus berusaha menghubungi layanan costumer service (CS).
 
Akibat kejadian itu, tidak sedikit nasabah di berbagai kota di seluruh Indonesia pun mendadak panik, karena mereka kehilangan usang dalam saldo mereka. Para nasabah pun langsung menyerbu mesin ATM di beberapa daerah.
 
Di Bank Mandiri Kota Bandung misalnya, sejumlah nasabah berdatangan silih berganti memasuki ruang ATM. Menurut sejumlah nasabah, pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB ia mengecek saldonya berjumlah Rp 19 juta. Lalu pada pukul 09.30 WIB ia cek lagi.
 
"Saldo berkurang menjadi sekitar Rp 14.900.000, sekitar tiga jutaan yang berkurang, padahal saya tidak ada transaksi," keluhnya. Begitupun di Bank Mandiri Tasikmalaya juga terjadi hal serupa.
 
Sejumlah nasabah mendatangi Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri Kota Tasikmalaya di Jalan Otto Iskandardinata 26. Mereka mengeluh saldonya tiba-tiba berjumlah Rp 0. Selain itu, mereka juga tidak bisa melakukan transaksi nontunai.
 
"Saya kaget saat cek ATM, saldo kosong tidak ada sepeser pun," kata salah seorang nasabah warga Sukaraja. Terakhir kali cek saldo tabungannya jumlahnya Rp 7 Juta, lalu ia ditransfer rekannya Rp 3 juta.
 
Corporate Secretary Rohan Hafas sampaikan penjelasan terkait proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem IT.
 
 
Sementara itu, kantor cabang Bank Mandiri di Purwakarta dilaporkan diserbu puluhan nasabah untuk bisa memasuki gerbang kantor bank meski tutup. Satu per satu nasabah memasuki ruang ATM, tapi tidak dalam waktu lama warga itu pun keluar dengan wajah kebingungan.
 
Menurut pengakuan warga Munjuljaya Purwakarta, dirinya telah mencoba tiga lokasi ATM yang berbeda untuk mengecek saldo rekeningnya. ATM yang berada di Kantor Cabang Bank Mandiri Purwakarta di Jalan Jenderal Sudirman pun merupakan ATM ketiga yang disambanginya.
 
Berdasarkan keterangan resmi dari Bank Mandiri, berdalih pihaknya tengah melakukan pemeliharaan sistem IT. Mereka mengklaim pemeliharaan sistem dilakukan untuk peningkatan layanan transaksi keuangan nasabah.
 
Namun, proses tersebut membuat nilai saldo nasabah ada yang berubah. "Dalam proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem IT memang berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas.
 
Sejauh ini, pihaknya tengah melakukan normalisasi saldo agar bisa kembali ke semula. Bank Mandiri memberikan jaminan rekening nasabah yang hilang karena gangguan sistem IT bakal kembali normal dalam tempo 2 hingga 3 jam.
 
"Kami memohon maaf atas kejadian ini. Saat ini kami sedang melakukan normalisasi saldo nasabah dan kami juga memastikan, dana nasabah tetap aman serta tidak akan hilang," katanya. Ia meminta agar nasabah tetap tenang dan tak terprovokasi. (Jr.)**
 
.

Categories:Nasional,
Tags:,