Rumah Produksi Obat Ilegal Berbahaya di Demak Digerebek

Rumah Produksi Obat Ilegal Berbahaya di Demak Digerebek

Polisi ungkap hasil penggerebekan rumah produksi obat ilegal berbahaya di Demak. (foto - ist)

Demak - Rumah produksi obat ilegal berkedok jamu tradisional digerebek aparat Balai Obat dan Makanan (BPOM) Semarang bersama Ditkrimsus Polda Jateng. Jutaan butir kapsul kosong pun ditemukan di lokasi penggerebekan. 

Rumah produksi itu berada di kawasan Perumahan Permata Batursari Blok K4 No. 8 Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Modusnya, pelaku menggunakan bahan baku obat yang diperoleh di pasaran, lalu digiling menjadi serbuk dicampur bahan baku jamu dimasukkan ke dalam kapsul dan dikemas.

Kepala BPOM Semarang Syafriansyah mengatakan, dalam penggerebekan tersebut pihaknya mengamankan dua orang, juga menyita sejumlah bahan baku obat dan mesin produksi.

"Kita amankan pemilik dan komandan kerja. Selain itu kita temukan jutaan butir kapsul kosong, bahan dasar dan mesin produksi," katanya kepada wartawan, Senin (22/7/2019).

Jika dilihat dari bahan dasarnya, obat yang diproduksi pelaku sangat berbahaya untuk dikonsumsi karena diproduksi tanpa pengetahuan yang mumpuni dan dosis tidak terukur.
 
"Ini bukan jamu, tapi obat. Karena bahan dasarnya obat-obatan yang mudah kita temui, diracik ditambah sedikit bahan jamu. Lalu dimasukkan ke dalam kapsul dikemas dan dipasarkan," tuturnya.

Berdasarkan keterangan pemilik bernama Agus Feri (49) warga Mranggen Demak, rumah produksi tersebut sudah dua tahun beroperasi. Untuk pasarannya obat ini dijual di beberapa wilayah di Jawa Tengah.

"Sudah dua tahun dan dipasarkan di Jawa Tengah. Ini dampak bahayanya pada ginjal, karena ginjal tempat penyaringan racun dan bahan kimia. Kalau tidak sesuai dosis ginjal bisa rusak atau gagal ginjal," tegasnya.

Akibat perbuatannya, pemilik rumah produksi terancam UU Kesehatan No. 36 tahun 2009 pasal 196 dan 197 tentang kesehatan. "Ancaman hukuman 15 tahun penjara," katanya. (Jr.)**
.

Tags:,