34 Orang Ditangkap Operasi Anti-Narkoba 2019 di Makassar

34 Orang Ditangkap Operasi Anti-Narkoba 2019 di Makassar

34 orang diduga pengguna narkoba terjaring dalam operasi Antik Polrestabes Makassar. (foto - ist)

 
Makassar - Sedikitnya 34 orang yang diduga pengguna narkoba diringkus jajaran Satuan Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polrestabes Makassar, lewat Operasi Anti Narkotika (Antik) 2019. Satu di antaranya yang ditangkap mengaku sebagai anggota staf kepresidenan.
 
Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Ariwibowo mengatakan, dari ke-34 orang  yang ditangkap dalam Operasi Antik 2019, sebanyak 15 orang di antaranya akan dilakukan proses hukum lebih lanjut, tiga dikembalikan dan 16 orang lainnya diserahkan ke BNN.
 
Kombes Wahyu menjelaskan, 15 orang yang diproses lebih lanjut tersebut karena ada barang bukti, sedangkan 16 orang lainnya direhabilitasi. "Mereka yang dipulangkan ada yang pakai obat-obatan pelangsing, ada juga yang masih di bawah umur," katanya.
 
Diketahui, Satresnarkoba dan gabungan menggelar Operasi Antik 2019 di beberapa titik di wilayah Kota Makassar sejak 15 Juli. Dalam operasi yang akan berakhir tanggal 4 Agustus 2019 tersebut, Polrestabes mengamankan 19 pria dan 15 perempuan.
 
Sementara itu, Kepala Satresnarkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika menambahkan, ada satu orang memang yang ditangkap mengaku dari staf kepresidenan. Namun, dalam gelaran tersebut pihaknya hanya fokus melakukan operasi narkoba.
 
Pelaku yang terjaring dalam Operasi Antik 2019 dan mengaku sebagai anggota 'staf kepresidenan" tersebut adalah lelaki bernama Adi. Ia diamankan di Jalan Faisal Perumahan Phinisi Nusantara Kota Makassar Sulsel, pada Senin 15 Juli lalu.
 
Menurut Diari Astetika, lelaki mengakui sebagai salah satu staf kepresidenan dan ia sempat tunjukkan kartu keanggotaannya, saat diamankan oleh anggota Polrestabes.
 
"Yang bersangkutan saat diamankan mengaku dari kantor staf kepresidenan, tetapi kartu itu diduga palsu," katanya. Setelah dilakukan penelusuran, kartu staf kepresidenan yang dipegang pelaku Adi diduga palsu. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,