Warga Puerto Rico Rayakan Mundurnya Gubernur Rossello

Warga Puerto Rico Rayakan Mundurnya Gubernur Rossello

Warga Puerto Rico merayakan mundurnya Gubernur Ricardo Rossello. (foto - Bloomberg)

San Juan  -  Warga  Puerto  Rico  melambaikan  bendera  dan  menari - nari  sambil  memukul  drum  ketika  merayakan pengunduran diri Gubernur Ricardo Rossello, yang terlibat dalam skandal homofobia dan misoginis (membenci wanita), Kamis  waktu setempat.
 
Ricardo Rossello mengumumkan pengunduran dirinya lewat Facebook, ia akan mengundurkan diri pada 2 Agustus. Pengumuman yang ditulis Rossello pada Kamis itu mengakhiri dua minggu protes rakyat terhadap pemimpin berusia 40 tahun tersebut.
 
Rossello akan digantikan oleh menteri kehakiman Wanda Vazquez, yang dianggap dekat dengan gubernur. Puerto Rico merupakan negara persemakmuran yang berada di bawah naungan Amerika Serikat, terletak di sebelah timur Republik Dominika di Karibia. "Kami telah menyelamatkan pulau kami," kata penyanyi Ricky Martin.
 
"Kami menuntut rasa hormat dan kami didengar. Kami melakukannya dengan damai, tanpa senjata seperti Gandhi," katanya. Ia yang telah menjadi pemimpin gerakan protes mengatakan itu, dalam sebuah video yang diposting di Instagram.
 
Dilansir AFP, Jumat (26/7/2019) Martin meminta warga Puerto Rico untuk merayakan tetapi memperingatkan mereka untuk tetap waspada menjaga mata tetap terbuka. "Sekarang kita perlu bekerja lebih keras dari sebelumnya. Kita berhasil karena kita bersatu," seru Martin.
 
Ini adalah pertama kalinya seorang pemimpin Puerto Rico berjanji untuk mengundurkan diri, sebelum akhir masa jabatannya.
 
Seperti diketahui, demonstrasi dimulai pada 13 Juli ketika Center for Investigative Journalism merilis 889 halaman berisi obrolan aplikasi pesan Telegram. Rossello dan 11 anggota administrasi pria lainnya mengolok-olok perempuan, gay, korban Badai Maria pada 2017. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,