Ibrahmovic Beri Tekanan Pada Marseille

Ibrahmovic Beri Tekanan Pada Marseille

Ibrahmovic Beri Tekanan Pada Marseille

Paris - Paris Saint Germain terus memberi tekanan terhadap Marseille di puncak klasemen Liga Prancis, melalui kemenangan 1-0 atas Nice di Parc des Princes pada Sabtu, berkat gol penalti Zlatan Ibrahmovic.
 
Gol kedua pemain Swedia ini memang menjadi satu-satunya gol pada pertandingan ini, namun sang juara bertahan dapat, dan semestinya, menang dengan marjin yang lebih besar atas lawannya yang merupakan tim papan tengah.
 
Meski demikian, pasukan Laurent Blanc tetap tidak terkalahkan musim ini dan sekarang telah mencatatkan sembilan kemenangan beruntun di semua kompetisi, di mana kesuksesan terakhirnya itu memangkas jarak dengan Marseille kembali menjadi satu angka menyusul kekalahan 0-2 yang diderita Marseille dari Nantes pada Jumat malam.
 
"Pertandingan ketiga dalam sepekan selalu merupakan pertandingan yang sulit, kami mengubah separuh (anggota tim) dari tim yang mengalahkan Ajax pada Selasa," kata pelatih PSG Blanc.
 
"Kami akan suka untuk tampil lebih baik lagi, namun kami bekerja keras pada hal itu dan yang terbaik masih akan datang ke tim ini." PSG menyambut kembalinya kapten Thiago Silva dan Thiago Motta setelah keduanya absen dari pertandingan tengah pekan Liga Champions melawan Ajax, dan meski Nice berpeluang mencetak gol dalam rentang waktu tujuh menit ketika Alassane Plea menguji Salvatore Sirigu dengan tembakan mendatar, tim tuan rumah mampu mempertahankan gawangnya.
 
Edinson Cavani, yang telah mencetak tujuh gol dari tujuh penampilan terakhirnya untuk klub, melepaskan sepakan voli dari luar kotak penalti yang melebar sebelum Ibrahimovic memperlihatkan teknik aneh untuk menguasai bola panjang Javier Pastore, berbalik dan melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang.
 
Kebuntuan kemudian pecah pada menit ke-15 ketika tuan rumah mendapat hadiah penalti setelah Lucas dilanggar oleh dua bek Nice, Jordan Amavi dan Romain Genevois, di dalam kotak terlarang.
 
Dan Ibrahimovic, yang mencetak trigol pada pertandingan melawan tim yang sama pada musim lalu, sukses memasukkan bola dari titik putih meski kiper Mouez Hassen bergerak ke arah yang tepat.
 
Cavani kemudian memaksa Hassen melakukan penyelamatan bagus setelah bertukar operan dengan Ibrahimovic namun, mungkin dengan satu mata sudah menatap kepada lawatan Rabu mendatang ke markas Lille, PSG tidak mampu mempertahankan start bagus mereka di pertandingan ini.
 
"Tim saya mempelajari permainan bagus malam ini, kami kewalahan pada setengah jam pertama," kata pelatih Nice Claude Puel.
 
"Kami begitu tegang pada babak pertama, (sehingga) kami tidak mampu membersihkan bola. Namun kami bertahan dari badai dengan kerja tim yang baik dan kelayakan." Nice mempertahankan harapan untuk meraih sesuatu dari pertandingan ini dan Plea semstinya dapat memaksimalkan sundulannya dari umpan silang Amavi, sebelum Amavi sendiri melepaskan tandukan melebar dari tendangan bebas yang melebar 12 menit sebelum pertandingan usai.
 
Bagaimanapun, PSG mampu bertahan dan smpai sekarang baru kalah satu kali dari 38 pertandingan kandang mereka di liga.(AY)
.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,