Komplotan Penipu Emas Palsu Rugikan Pegadaian Rp 1 Miliar

Komplotan Penipu Emas Palsu Rugikan Pegadaian Rp 1 Miliar

Komplotan penipu yang merugikan kantor pegadaian senilai Rp 1 miliar. (foto - ist)

Jakarta - Komplotan penipu yang merugikan kantor pegadaian hingga senilai Rp 1 miliar berhasil ditangkap. Komplotan itu mengelabui petugas pegadaian, dengan memanipulasi menggunakan emas sepuhan. 

"Sempat lolos di pegadaian karena sedemikian bagusnya cara mereka melapis atau menyepuh emas, sehingga tidak bisa dipastikan dari awal ini emas palsu," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel Kompol Andi Sinjaya, Kamis (8/8/2019).

Menurut Andi, komplotan itu menggadaikan atau menjual emas palsu selama beberapa kali di dua kantor pegadaian di wilayah Jakarta Selatan. Setiap kali bertransaksi, mereka menggunakan identitas palsu.

Sebelum menjual perhiasan palsu ke pegadaian para tersangka membawanya ke tempat nyepuh yang berada di Jatinegara Jakarta Timur. Meski sudah dilakukan pengujian oleh pegadaian, perhiasan itu bisa lolos karena barangnya sangat mirip dengan yang asli.
 
Namun pihak pegadaian baru menyadari adanya pemalsuan, setelah menyelidiki identitas para pelaku saat transaksi. "Dengan modal KTP mereka mengisi form. Karena emas-emas itu diuji oleh pegadaian, ada beberapa terlewat. Mereka menggunakan mekanisme tester dan uji metode tertentu," tegas Andi.

Diketahui, komplotan pelaku penipuan pegadaian itu ditangkap di dua lokasi berbeda. Lokasi pertama polisi meringkus tiga tersangka di wilayah Jatijajar Tapos Depok, pada Kamis 27 Juni. Sedangkan empat orang lainnya ditangkap di Pekanbaru Riau, pada Jumat 12 Juli.

Pihak kepolisian masih mengembangkan kasus tersebut, dan menyelidiki kemungkinan komplotan tersebut beraksi dengan modus serupa di tempat pegadaian lainnya. (Jr.)**

 

.

Tags:,